Cara Efektif Belajar Listening Bahasa Inggris

  • Rabu, 09/10/2019 - 07:14 WIB

Apa Sobat pernah punya pengalaman buruk saat listening bahasa Inggris? Atau saat belajar listening, merasa seolah mendengar suara bising nggak jelas? Tenang, Sobat nggak sendiri kok. Hampir semua orang belajar bahasa baru pernah mengalaminya.

Kenapa sih kita harus belajar mendengarkan teks dalam bahasa Inggris? Tahukah Sobat : listening adalah salah satu keterampilan yang perlu ditaklukkan agar bisa lancar berbahasa Inggris. Tanpa punya kemampuan mendengarkan yang baik, keterampilan lain seperti : Speaking, Reading, Writing, akan susah berkembang. Keterampilan ini sangat dibutuhkan terutama dalam dialog atau percakapan.

Trus, gimana caranya agar keterampilan ini meningkat dan melesat cepat? Nah, Sobat perlu tahu cara tepat agar bisa meningkatkan keterampilan dengan cepat. Berikut ini 5 cara mudah bikin jago mendengarkan atau Listening bahasa Inggris.

1. Persiapan belajar listening bahasa Inggris nggak hanya sebatas video dan materi. Sobat perlu menentukan arah dan tujuan. Bisa juga bikin Learning Goals untuk diri sendiri.

Persiapan belajar mendengarkan biasanya identik dengan video atau audio. Padahal, ada hal utama perlu dipersiapkan sebelum mulai mendengarkan video atau audio bahasa Inggris. Apa itu? Arah dan tujuan. Ya, Sobat perlu menentukan kemana arah belajar dan apa tujuan ingin dicapai.

Bayangkan liburan ke luar negeri dengan budget terbatas tapi tanpa perencanaan yang jelas. Nggak tahu hal-hal penting seperti : tempat tujuan, biaya, dan akomodasi. Sobat hanya bilang : mau liburan ke luar negeri. Ke mana? Nggak tahu. Biayanya berapa? Nggak terpikirkan. Trus gimana nanti di sana? Oh, no idea…

Untuk itu, Sobat perlu membuat arah dan tujuan belajar. Ini akan menuntun Sobat memilih materi sesuai dengan tujuan Sobat. Tujuan akan membuat Sobat semakin termotivasi. Dengan arah (kegiatan dan jadwal belajar) yang jelas, Sobat akan tahu kapan tujuan (Learning Goals) akan tercapai. Jadi, persiapkan dengan baik ya.

2. Kenali kemampuan diri sendiri. Pilih materi sesuai dengan kemampuanmu sehingga kamu jadi makin termotivasi.

Setelah menentukan arah & tujuan, mulailah mencari materi yang pas buat Sobat. Bingung menentukan materi apa? Balik lagi ke poin pertama: apa Sobat sudah menentukan arah & tujuan? Jika belum, mulai dari sana dulu. Kalau sudah, ya pilih materi belajar listening sesuai dengan arah serta tujuan Sobat. Itu akan mempermudah pemilihan materi belajar yang tepat.

Perlu contoh? Nggak masalah! Misalnya, Sobat punya tujuan punya 10 teman akrab bule (dari Inggris) dalam sebulan. Nah, materi apa yang pas? Ya, materi (video atau audio) percakapan bahasa Inggris, terutama dengan aksen British. Film serta acara TV (dari Amerika atau Inggris) juga bisa jadi materi belajar listening agar nyambung ngobrol sama si bule.

Tapi, susah banget ngerti apa yang mereka ucapkan. Gimana dong? Berarti video yang didengarkan itu belum sesuai dengan kemampuan Sobat. Jangan pilih materi terlalu advance alias tingkat kesulitannya terlalu tinggi. Bukannya semangat, malah jadi down &  malas karena nggak ngerti sama sekali.

Jadi, pilihlah materi listening bahasa Inggris sesuai kemampuan Sobat. Caranya: dengarkan video itu serta pahami maknanya. Jika terlalu susah, cari materi belajar lebih mudah, & sebaliknya. Mendengar video atau audio cerita anak dalam bisa jadi awal bagus bagi pemula. Jika merasa siap naik level, bisa dengarkan video dengan kesulitan setingkat lebih tinggi dari sebelumnya.

3. Fokus adalah hal utama. Jadilah seseorang yang seolah berada dalam gua saat Sobat sedang belajar listening bahasa Inggris.

Nah, tujuan sudah punya, arah serta materi belajar juga sudah pas. Sekarang saatnya memulai apa yang telah direncanakan.

Jadi ingat sebuah pepatah Jepang: Vision without Action is a Daydream. Action without Vision is a Nightmare.

Jadi, pilih Daydream, Nightmare, atau Successful Learning?

Emang ada pilihan Successful Learning? Yap, ada banget, jika melakukan keduanya: Vision & Action! Jadi, setelah selesai memperjelas visi (tujuan & arah belajar), saatnya beraksi. Lakukan sesuai jadwal dan dengarkan materi yang telah dipilih.

Ambil headset atau earphone lalu mulai putar materi belajar listening Bahasa Inggris pertama. Eh, baru mulai udah ada chattingan masuk di BBM. Bales dulu. Selesai… lanjut lagi. Tapi, belum ada semenit, ada yang nge-WA nih. Break dulu. Lanjut lagi. Baru beberapa menit udah ada notifikasi di FB. Kalau kayak gini terus, kapan selesai dengerin materinya? Hmm…

Saatnya fokus! Kalau Sobat biarkan diri Sobat diganggu oleh hal-hal yang nggak perlu, tentu jadi kehabisan waktu. Tiba-tiba ajah udah sore. Padahal dengerin audio belum selesai. Akhirnya, tujuan nggak tercapai. Nggak mau itu terjadi sama diri Sobat kan? So, jangan pernah kehilangan fokus serta matikan segala notifikasi sosial media Sobat saat sedang belajar listening Bahasa Inggris.

4. Dengarkan dan pahami ide yang disampaikan. Hindari menerjemahkan kata demi kata saat belajar listening bahasa Inggris.


Okelah, anggap saja Sobat telah bebas dari segala notifikasi sosial media. Sobat sudah kayak berada dalam gua, nggak ada interaksinya. Jadi, sudah fokus nih ceritanya. Tapi, kok nggak nangkep apa maksudnya ya? Nggak ngerti arti semua kata… Gimana ya baiknya?

Nah, untuk kasus ini nggak perlu cari tahu arti semua kata. Jika tetap ngotot juga ingin tahu artinya, ya siap-siap kehilangan fokus untuk dengerin kata-kata selanjutnya. Saat belajar listening bahasa Inggris, seharusnya keep on going. Dalam artian, tetap lanjut walaupun nggak nangkep satu atau dua kata. Yang terpenting paham idenya.

Hal ini paling sering jadi kendala. Kebanyakan pemula suka pause dan mengulang lagi sehingga benar-benar tahu kata-kata yang diucapkan. Saat mendengarkan satu audio pertama kali, harus fokus untuk menangkap ide yang disampaikan. Nah, kalau udah dengerin berkali-kali dan paham maksud si pembicara, Sobat boleh tulis dan cari artinya per kata.

5. Jika tiba saatnya, tentukan pilihan untuk menjadi An Active Listener, bukan si Pasif. Ini akan sangat membantu Sobat makin jago listening.

Kegiatan apa saja direncanakan untuk meningkatkan kemampuan listening? Dengerin lagu, video, audio, nonton acara TV dan film bahasa Inggris? Semua itu membuat Sobat jadi A Pasive Listener. Mengapa? Karena Sobat hanya mendengarkan. Yap, hanya listening saja tanpa berinteraksi dengan si pembicara.

Adakah materi belajar bisa membantu Sobat jadi An Active Listener? Nggak ada materi khusus koq. Sobat hanya perlu keluar dan cari teman ngobrol. Ya, lakukan interaksi dengan orang-orang berbahasa Inggris. Ini akan membuat Sobat jadi An Active Listener karena mendengarkan secara langsung serta aktif memberi tanggapan atau jawaban.

Kapan ya baiknya mulai beraksi menjadi An Active Listener? Lihat kembali perencanaan Sobat. Sesuaikan dengan tenggat waktu yang dimiliki. Jika telah mendengarkan beberapa video, Sobat sudah bisa mulai keluar untuk menjadi An Active Listener. Jangan pernah menunggu sampai merasa siap. Just do it and keep on learning ya Sobat!


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.