3 Tips Menarik Perhatian Boss yang Super Cuek
Kamis, 26/10/2017 - 12:25 WIB
images-artikel/kecil/78631097.jpg
Sumber: Bing.com
 
 
Jakarta -
Kamu dipimpin oleh atasan yang cuek? Bahkan dia tak ingat siapa namamu dan kapan kamu mulai bergabung di timnya. Kondisi tersebut diperparah dengan hobi mengkritik dan menjatuhkan setiap karyawan di depan umum? Jika kamu menerapkan prasangka baik, maka pasti beranggapan jika Si Boss tak sadar telah mengecewakan banyak orang, atau Si Boss memang tipe perfeksionis. Bisa jadi sikap acuh yang ditunjukkan itu karena dia kewalahan dengan semua tanggung jawabnya yang lain. 


Mengutip Qerja.com, jika ingin mengatasi masalah ini dan membuat bos menoleh padamu, cobalah untuk bicara padanya. Identifikasi akar masalah dan mulai melakukan beberapa perubahan yang diperlukan. Berikut tips menarik perhatian bos yang acuh seperti disarikan dari situs Chron.


Evaluasi kinerja
Perhatikan pekerjaanmu sekarang. Apakah sudah sesuai dengan SOP atau harapan perusahaan? Apakah ketelitianmu bisa diandalkan? Jika belum, perbaiki! Jika tiba saatnya melaporkan pekerjaan kepada bos nanti, tetaplah bersiap untuk menerima masukan konstruktif.


Berbicara 
Seharusnya, bos yang baik akan mendengar semua keluhan dari karyawannya. Begitu pula dengan bosmu yang super cuek itu. Anggaplah dia adalah bos ideal. Ajak ia bicara. Sebisa mungkin, temukan celah untuk bisa berdiskusi empat mata dengannya. Sobat bisa mulai mendiskusikan kinerja. Terima masukan dan kritik yang dia berikan selama sesi evaluasi. Lalu tanyakan padanya bagaimana cara memperbaiki diri. Jika kamu berani frontal dan ambil resiko paling buruk yakni diberi peringatan oleh boss, maka utarakan bahwa selama ini sikap sang bos sudah menyakiti hati karyawan. 


Inisiatif memperbaharui laporan
Kamu bisa mengirimkan email berupa kemajuan proyek yang sedang ditangani saat ini secara berkala meski tak diminta. Tuliskan subjek menarik pada email sehingga dia mau membuka surat elektronik sobat Souja. Tulislah email pendek dan ringkas yang berisi poin yang jelas sehingga lebih mudah dibaca lebih. Bos yang sibuk cenderung membaca sesuatu yang ringkas daripada surat panjang dan bertele-tele. 


Ingat, jangan bersikap agresif selama pertemuan dengan atasan. Pendekatan yang tegas, tapi sopan, akan membuat Sobat mendapatkan hasil yang jauh lebih baik (Qerja.com)

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-