3 Tips Mengatasi Rasa Kecewa Pada Perusahaan
Selasa, 20/01/2015 - 09:27 WIB
images-artikel/kecil/puyeng.png
Sumber: huffingtonpost.com
 
 
Jakarta -

Ada banyak hal yang bisa mendasari saat sobat merasa kecewa dengan atasan atau perusahaan. Gaji tak pernah naik namun beban pekerjaan terus meningkat, konsep kerja yang tidak kunjung dilaksanakan, proyek yang tiba –tiba di stop, masih banyak lagi contoh keadaan yang membuat sobat kesal dengan perusahaan. Saat demikian pasti sobat merasa jengkel dan bermalas – malasan dalam bekerja. Namun jangan buat hal tersebut jadi alasan untuk menurunkan performa kerja sobat ya.


Dikutip dari laman Kompas, berikut ini ada 3 tips mengatasi rasa kecewa sobat terhadap perusahaan. Semoga bermanfaat!


1. Stop mengeluh dan lakukan evaluasi
Salah satu hal terbaik adalah berhenti menyalahkan diri sendiri dan orang lain. Tanyakan pada diri sendiri mengapa sobat terjebak dalam situasi yang kurang menyenangkan ini. Percayalah, segala hal yang Anda lakukan dengan lapang dada dan mengandung niat baik, sobat akan mendulang hasilnya di waktu mendatang. Intinya, jangan mengkhawatirkan hal-hal yang tidak perlu dan merugikan hidup sobat.


2. Gali sisi positif
Mencari atau mengeksplorasi hal positif di antara segala keburukan dapat mengubah sudut pandang dan cara berpikir sobat. Perubahan sikap yang demikian bisa meningkatkan mood dan memperbaiki semangat kerja. Jadi, ketika atasan tak juga menggubris ide kreatif sobat, coba terapkan hal tersebut pada proyek pribadi atau hal lain. Setidaknya, ide dan pemikiran sobat tidak berakhir sia-sia.


3. Ingat kekecewaan di masa lalu
Sebelum kecewa di saat ini, tentunya sobat pernah merasakan hal yang sama di waktu lalu. Nah, coba ingat-ingat kembali apa yang terjadi saat itu? Mungkin masalah tidak berlalu dengan mudah, tapi sekarang hal tersebut tak lagi mengganggu sobat di saat sekarang. Intinya, masalah akan selalu datang silih berganti, tapi rasa frustrasi dan kesal tidak akan menyelesaikannya. Sebaiknya, rancang rencana untuk menyelesaikan masalah, bertindak dan berusahalah. Jangan berdiam diri dan membiarkan persoalan mengendap dalam sukma sehingga akhirnya membuat sobat menjadi depresi.

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-