Manfaat Cuti Kerja Bagi Karir
Sabtu, 01/11/2014 - 13:59 WIB
 
 
Jakarta -

Umumnya setiap perusahaan memberikan hak cuti bagi karyawannya yang bisa diambil 12 kali atau lebih per tahun. Hal ini tertuang dalam Undang-Undang (UU) No.13 Tahun 2003 Pasal 79 ayat (2) yang menyebutkan bahwa seorang pekerja berhak mendapatkan cuti tahunan sekurang-kurangnya 12 hari kerja.

Cuti bisa sobat gunakan untuk berbagai kepentingan, seperti liburan, refreshing, menikah dan sebagainya. Sayangnya ada perusahaan yang ketat terhadap pemberian cuti kepada karyawan dan ada pula karyawan yang sengaja tak mengambil cuti dengan alasan tertentu. Padahal cuti memberi banyak manfaat untuk keberhasilan karir sobat Souja loh!

Berikut ini keuntungan mengambil cuti bagi karir sobat yang disampaikan oleh psikolog Wulan Ayu Ramadhani, M. Psi

1. Menghilangkan jenuh
Mengambil cuti dapat bantu sobat menghilangkan rasa jenuh dalam bekerja. Buat cuti menjadi waktu liburan yang bisa membuat sobat fresh lagi untuk bekerja. Jika sudah kembali fresh maka pekerjaan di kantor akan semakin mudah untuk diselesaikan, bukan?

2. Menambah produktivitas
Saat sedang cuti, jauhkan pekerjaan dari hadapan sobat. Nikmati saja waktu santai dengan melakukan hal-hal yang sobat sukai, misalnya berlibur, belanja, makan, salon dan sebagainya. Hal ini akan bantu sobat kembali bersemangat dalam bekerja saat cuti berakhir. tentunya ini memberi pengaruh positif terhadap produktivitas kerja sobat dan mampu meningkatkan performa kerja.

3. Mendapat inspirasi baru
Melakukan hal yang baru, mengunjungi tempat-tepat baru di saat cuti dipercaya mampu memberi inspirasi bagi sobat yang berguna bagi peningkatan kinerja di kantor. 

So, sobat Souja masih mau menyia-nyiakan waktu cuti yang tersedia?

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-