Presiden Jokowi Luncurkan Kartu Sehat
Selasa, 04/11/2014 - 09:55 WIB
images-artikel/kecil/jokowi.jpg
Sumber: detiknews.com
 
 
Jakarta -

Sebagai upaya mengantisipasi dampak kenaikan harga BBM terhadap daya beli masyarakat miskin, Presiden Jokowi meluncurkan set kartu sakti, yaitu Kartu Keluarga Sejahtera, Kartu Indonesia Sehat, dan Kartu Indonesia Pintar di Kantor Pos Pusat Pasar Baru, Senin (3/11/2014).

Menurut Jokowi , pembagian tiga jenis kartu ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Untuk mengakses ke pendidikan, untuk mengakses ke kesehatan, iya untuk menjaga daya beli dan yang jelas untuk memberikan pelayanan kesehatan dan pendidikan,” kata Jokowi, seperti dikutip dari laman BBC. "Ini adalah bentuk pelayanan diperluas ( dari BPJS), ini step pertama kayak dulu di Jakarta, pegang ini dulu, kemudian step kedua akan kita benahi layanan di rumah sakit-rumah sakit,” tambahnya. 

Pada tahap pertama, Kartu Keluarga Sejahtera akan dibagikan untuk 1 juta keluarga, Kartu Indonesia Pintar untuk 160.000 anak usia sekolah, dan Kartu Indonesia Sehat akan dibagikan kepada sekitar 4,5 juta individu yang tersebar di 19 kabupaten/kota di 9 provinsi di Indonesia. Pemerintah menargetkan total penerima kartu sejahtera mencapai 15,5 juta keluarga miskin dengan anggaran Rp 6,44 triliun.

Pengamat kebijakan publik Agus Pambagyo mengatakan kebijakan yang dikeluarkan oleh Presiden Jokowi berguna bagi masyarakat tetapi membutuhkan payung hukum, agar tidak bermasalah dalam pertanggungjawabannya.

"Buat saya kalau itu kebijakan untuk masyarakat saya dukung, KIS itu tidak ada di nomenlakturnya di APBN BPJS itu tidak ada yang namanya KIS, KIP juga tidak ada nomenlakturnya di APBN jadi harus dibuat, karena itu penggunaan dana APBN dan bisa bermasalah," ujar Agus.

Pemerintah berencana akan menaikkan harga BBM bersubsidi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan APBN-P 2014. Namun Presiden Jokowi belum menyebutkan kapan kenaikan tersebut akan dilakukan. Sementara itu kabar yang beredar bahwa BBM akan naik dalam tahun ini juga, meski belum ada tanggal pasti.

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Kamis, 12/07/2018 - 11:55 WIB