Presiden Tak Perlu Izin DPR Soal Kenaikan BBM?
Sabtu, 08/11/2014 - 12:10 WIB
images-artikel/kecil/jokowi-bbm.png
Sumber: deliknews.com
 
 
Jakarta -

Rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang diutarakan oleh Presiden Joko Widodo tampaknya akan berjalan mulus karena menurut seorang ahli hukum pemerintah tidak memerlukan persetujuan DPR untuk melakukannya. Maklum, wacana kenaikan BBM mendapat respon yang beragam dari anggota dewan, bahkan dari partai pengusung Jokowi, PDI-Perjuangan.
 
"Sebenarnya kebijakan itu sudah dibuka lebar-lebar dalam Undang-Undang APBN. Dalam banyak hal UU APBN ini membelenggu...tapi dengan fluktuasi harga dan sebagainya, UU baru yang saya tahu adalah membuka ruang itu, sehingga kenaikan harga BBM bisa dilakukan tanpa meminta lagi izin DPR," kata pakar hukum tata negara Refli Harun, seperti dikutip dari laman BBC Indonesia (7/11/2014)
 
Meski demikian, protes atas rencana ini sudah dilancarkan oleh partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih dan juga dari internal partai pendukung Jokowi, PDI-Perjuangan.
 
"Sekian lama PDI-Perjuangan mengkritisi pemerintahan SBY dan jika kemudian berulang di pemerintahan Jokowi-JK buat apa ada pemerintahan Jokowi khusus di sektor energi, ya lanjutkan saja pemerintahan SBY karena visi Trisakti, ideologi Indonesia yang harusnya ada di sanubari Pak Jokowi yang mengedepankan kemandirian menuju kedaulatan energi itu," kata politisi PDI-P Effendi Simbolon. 
 
Rieke Diah Pitaloka yang juga anggota DPR dari fraksi PDI-P juga pernah menyebutkan bahwa PDI-Perjuangan masih belum merestui langkah Jokowi dalam hal kenaikan harga BBM bersubsidi.
 
Sementara itu berbagai lapisan masyarakat di berbagai daerah sudah banyak melakukan aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM. Menurut mereka, kenaikan BBM akan berimbas pada kenaikan harga barang pokok yang justru akan semakin membuat rakyat terpuruk. 

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Kamis, 03/05/2018 - 07:43 WIB
Rabu, 02/05/2018 - 04:28 WIB
Selasa, 01/05/2018 - 07:02 WIB