Tolak Plt Gubernur Jakarta Ahok Dilantik, Front Pembela Islam (FPI) Bentuk Gubernur Tandingan
Selasa, 11/11/2014 - 17:28 WIB
 
 
Jakarta -

Perseteruan antara Front Pembela Islam (FPI) Dan Wakil Gunernur Basuki T Purnama Semakin memanas. Front Pembela Islam (FPI) menolak Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama dilantik sebagai gubernur dan siap membentuk gubernur tandingan. Seperti yg dilangsir dari Detik.com hari ini. Ketum PKB Muhaimin Iskandar menilai sesumbar FPI itu tidak relevan.


Beliau mengatakan di sela acara ulang tahun ke-3 Partai NasDem di Kantor DPP NasDem Jl RP Soeroso, Gondangdia, Jakpus, Selasa (11/11/2014). "Pak Ahok itu tidak bisa diganjal siapa pun. (Pelantikan sebagai gubernur) Itu (sesuai) UU,"

 

Muhaimin menyebut, saat Jokowi melepas jabatan gubernurnya maka secara otomatis Ahok akan menggantikannya. Isu membuat gubernur tandingan oleh FPI pun disebutnya melanggar UU dan tidak relevan.



"(Buat gubernur tandingan) Itu tidak relevan dan tidak sesuai UU kita," lanjutnya.



Muhaimin lantas memberi saran pada FPI. Daripada menolak Ahok menjadi gubernur padahal sudah ditetapkan dalam UU, ia meminta agar melihat produktivitas kerja pria asal Belitung Timur itu. Menurutnya, lebih bijak untuk melihat prestasi apa yang Ahok bisa lakukan untuk pembangunan agama di Jakarta.

 


"Mari kita bersikap realistis dan mari menunggu prestasi Ahok untuk pembangunan agama di Jakarta, jangan lihat siapa Ahok tapi (lihatlah) kualitas kinerjanya dan produktivitasnya," pungkasnya.

 

Perseteruan Ahok dan FPI masih berlanjut. Dalam demo besar-besarannya Senin kemarin, massa FPI mengeluarkan umpatan dan makian pada Ahok. Ahok yang menilai aksi FPI provokatif langsung melayangkan surat rekomendasi untuk Menteri Dalam Negeri dan Menteri Hukum dan HAM guna membubarkan FPI.

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Jumat, 09/11/2018 - 13:07 WIB
Kamis, 01/11/2018 - 17:18 WIB
Kamis, 01/11/2018 - 17:00 WIB
Rabu, 14/11/2018 - 10:39 WIB