Ahok divonis 2 Tahun!
Selasa, 09/05/2017 - 11:40 WIB
images-artikel/kecil/ahok-sidang-ke-10-640x320.jpg
Sumber: News
 
 
Jakarta -

Drama perkara penodaan agama yang disangkakan kepada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akhirnya menemui babak final yakni vonis hakim. Kasus yang berjalan selama 8 bulan sejak pernyataan kontroversial Gubernur DKI Jakarta di Kepulauan Seribu ini baru saja diputus hakim yang menyatakan jika Ahok terbukti melakukan penodaan agama dengan vonis selama dua tahun penjara. Berikut kutipan keputusan hakim dalam sidang yang berlangsung di Auditorium Kementrian Pertanian, Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan pada Selasa (09/05/2017). 


"Menyatakan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melakukan penodaan agama dan dijatuhi pidana penjara selama dua tahun, menetapkan agar terdakwa ditahan," " 


Majelis hakim dengan Dwiarso Budi Santiarto sebagai Hakim Ketua tersebut menyebut penodaan agama dengan penyebutan Surat Al-Maidah dalam sambutan Ahok saat bertemu dengan warga di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Kalimat Ahok yang dinyatakan menodai agama adalah: 


"Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa saja dalam hati kecil Bapak-Ibu nggak bisa pilih saya ya kan? dibohongi pakai Surat Al-Maidah 51, macam-macam itu. Itu hak Bapak-Ibu ya. Jadi kalau Bapak-Ibu perasaan enggak bisa kepilih nih, karena saya takut masuk neraka karena dibodohin gitu ya, nggak apa-apa."
 
 


Dilansir melalui detikNews, majelis hakim menyebut Ahok sengaja memasukkan kalimat terkait dengan pemilihan gubernur. Ahok dalam pernyataannya di hadapan warga menyinggung program budidaya ikan kerapu yang tetap berjalan meskipun ia tidak terpilih dalam pilkada. Oleh karena itu, Ahok dinyatakan majelis hakim terbukti melakukan tindak pidana dalam Pasal 156a KUHP, yakni secara sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan permusuhan, penyalahgunaan, atau penodaan terhadap suatu agama. 


Atas putusan tersebut, Ahok beserta tim kuasa hukum langsung berunding dan menyatakan jika akan melakukan banding. 

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Senin, 03/11/2014 - 09:24 WIB
Selasa, 04/11/2014 - 18:10 WIB
Jumat, 21/11/2014 - 10:12 WIB
Jumat, 07/11/2014 - 17:00 WIB
Sabtu, 01/11/2014 - 10:01 WIB
Kamis, 20/11/2014 - 09:51 WIB