Anak Laki-Laki Ini Mengandung Seorang Bayi!
Jumat, 09/10/2015 - 09:40 WIB
 
 
Jakarta -

Seorang anak empat tahun di India lahir dengan perut seperti orang hamil . Kondisi aneh dan sangat langka tersebut, membuat anak dari desa Kharikabandh, di distrik Midnapore Bengal Barat, lahir dengan janin dalam perutnya. Anak itu memiliki kondisi yang dikenal sebagai 'fetus in fetu'. Fenomena tersebut terbilang sangat langka karena muncul pada kurang dari satu dalam 500.000 kelahiran, dan selama ini hanya ada 200 kejadian yang tercatat.
 
 
 
 

Pekan lalu, anak tersebut mulai mengeluh sakit perut dan segera dibawa ke rumah sakit, di mana dokter percaya bahwa itu disebabkan tumor. Namun, mereka terkejut ketika USG dan CT scan mengungkapkan janin yang telah berkembang mati di perutnya.

 

 

 

Dr Shirshendu Giri, yang melakukan operasi untuk mengangkat janin tersebut, mengatakan bahwa embrio yang mati sudah memiliki tangan, kaki, kuku dan kepala yang terbentuk sebagian. Setelah operasi yang cukup panjang, akhirnya janin mati tersebut berhasil dikeluarkan.

 

 

 

"Anak itu baik-baik saja sekarang dan masih dalam observasi ketat. ‘Foetus in fetu' adalah kondisi yang sangat langka di mana janin cacat ditemukan dalam tubuh kembarannya," kata sang dokter, seperti dikutip dari Dailymail, Kamis (8/10/2015).

 

 

 

Selama tahap awal kehamilan pada wanita yang hamil dengan anak kembar, salah satu janin dapat masuk ke tubuh kembarannya melalui tali pusat. Janin kembaran yang masuk bisa menjadi parasit, tergantung pada kemampuan bertahan hidup tubuh saudaranya.

 

 

 

Biasanya, janin yang masuk tidak dapat bertahan hidup setelah lahir. Tapi, janin yang dapat bertahan hidup bisa mengancam jiwa kembarannya. Kasus tumbuhnya janin dalam perut muncul sebanyak 80 persen, meskipun ada laporan yang menemukan bahwa tumbuhnya janin terjadi di tengkorak.

 

 

Sementara diagnosis ini telah cukup popularitas, Organisasi Kesehatan Dunia WHO mengklasifikasikan 'fetus in fetu' sebagai varian dari teratoma dewasa atau jenis kanker di mana tumor berkembang dengan baik.

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Jumat, 01/02/2019 - 09:32 WIB
Kamis, 07/02/2019 - 09:17 WIB
Jumat, 01/02/2019 - 09:33 WIB