Halo Sobat Souja, meninggalnya istri Indro Warkop membuat publik ikut berduka dan kembali tersadar akan bahaya kanker, terutama kanker paru-paru.  " />
Apa Saja Yang Perlu Diwaspadai Dari Kanker Paru-Paru?
Jumat, 19/10/2018 - 08:44 WIB
images-artikel/kecil/paru.jpg
Sumber: lasmielesdeleden.blogspot.com
 
 
Jakarta -

Halo Sobat Souja, meninggalnya istri Indro Warkop membuat publik ikut berduka dan kembali tersadar akan bahaya kanker, terutama kanker paru-paru. Menurut data WHO, kanker menjadi dalang di balik 7,6 juta kematian di dunia. Di antara semua jenis kanker yang dikenal dunia medis, kanker paru termasuk pembunuh terbanyak.


Penyakit ini menjadi pembunuh wanita tertinggi kedua di Amerika Serikat. Sebagian besar menganggap kanker paru hanya bisa disebabkan oleh kebiasaan merokok. Namun ada banyak faktor lain yang juga bisa memicu kanker pada wanita.


Berikut ini kami suguhkan berbagai fakta mengenai kanker paru-paru, agar kita semua bisa lebih berhati-hati dalam menghindari penyakit tersebut.


1. Jenis-jenis kanker paru


Ada dua jenis kanker paru-paru yang dikenal dunia medis. Jenis yang pertama adalah tipe non-small cell. Kanker paru tipe ini memiliki pertumbuhan yang lambat dan cenderung tidak menyebar ke organ lain.


Jenis kanker paru yang kedua adalah small cell carcinoma. Kanker paru yang satu ini cenderung tumbuh lebih cepat dan bisa menyebar ke organ tubuh yang lain.


2. Gejala umum dan gejala yang tak biasa


Beberapa gejala yang umum ditunjukkan penderita kanker paru sebenarnya bisa dideteksi sejak dini. Tanda-tanda yang mudah terlihat antara lain batuk yang sering, sesak napas, penurunan berat badan, atau batuk yang disertai darah.


Walaupun begitu, ada beberapa gejala tak biasa yang juga menandakan kanker paru-paru. Dilansir The Health Site, tanda-tanda ini antara lain jari-jari membengkak, leher dan wajah bengkak, nyeri tulang, kelelahan, dan kadar kalsium yang tinggi.


3. 87% disebabkan kebiasaan merokok


Perokok adalah faktor utama pencetus risiko kanker paru-paru. Hampir 87% kasus kanker paru-paru berhubungan dengan kebiasaan merokok. Pasalnya rokok mengandung 70 bahan kimia bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker).


Risiko terkena kanker paru-paru juga tergantung pada usia perokok, berapa lama mereka merokok, dan berapa jumlah tembakau yang diisap per hari.


4. Non-perokok juga bisa terkena kanker paru


Walaupun penyebab utama kanker paru-paru adalah rokok, mereka yang tidak menjadi perokok aktif maupun pasif juga bisa menderita penyakit ini.


Faktor lingkungan memegang peranan utama munculnya kanker paru-paru dalam tubuh seseorang. Terutama gas radon yang bisa muncul di rumah. Gas ini memiliki karakteristik radioaktif yang tinggi.


Pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat juga membuat seseorang lebih rentan terhadap risiko kanker paru-paru. Dalam beberapa kasus, risiko kanker diturunkan secara genetik. Mereka yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat kanker biasanya juga lebih berisiko.

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Jumat, 09/11/2018 - 13:07 WIB
Kamis, 01/11/2018 - 17:18 WIB
Kamis, 01/11/2018 - 17:00 WIB
Rabu, 14/11/2018 - 10:39 WIB