Apakah Cara Kepribadian Dapat Memengaruhi Kesehatan Tubuh Kita?
Senin, 15/01/2018 - 09:36 WIB
images-artikel/kecil/Couple-sitting-on-couch-at-home.jpg
Sumber: cheatsheet.com
 
 
Jakarta -

Halo Sobat Souja, hal yang kamu ketahui selama ini bahwa kepribadian masing-masing orang berpengaruh terhadap sifat dan sikap mereka dalam menghadapi segala hal. Well, tak banyak yang tahu bahwa kepribadian juga bisa berpengaruh besar terhadap kesehatan tubuh.


Ini dia penjelasannya.


1. Pemalu


Jika kamu seorang yang pemalu, maka masalah terbesar yang kamu hadapi adalah ketakutan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Bahkan, kamu juga memiliki sikap yang lebih waspada ketika ada salah satu anggota keluarga yang agresif dan senang blak-blakan.


Menurut penelitian yang dilakukan di Northwestern University, Chicago, karena pemalu suka menghindari interaksi sosial, maka mereka berisiko untuk mengalami serangan jantung atau stroke sebanyak 40% lebih tinggi dibandingkan dengan si ekstrovert. Sifat pemalu ini pula yang membuat mereka sering mengalami gagal berkomunikasi yang menyebabkan banyak penyakit yang tidak terdeteksi dengan baik.


2. Mudah khawatir


Sifat mudah khawatir yang kamu derita juga akan membuatmu rentan mengalami stres. Kemudian stres ini menimbulkan gangguan makan, sindrom metabolik, neurosis, dan psikosis. 


Agar sifat mudah khawatir tak berubah jadi penyakit berbahaya, kamu harus memiliki keberanian untuk menghentikan kekhawatiran yang berlebihan. Kamu harus fokus pada solusi daripada mengkhawatirkan hal yang bahkan belum terjadi.


3. Optimis


Sifat optimis menjadikan seseorang mudah melihat dari sudut pandang positif dari semua hal yang terjadi. Dan kesehatan tubuh pun mengikuti perilaku positif ini.


Menurut penelitian dari Mayo Clinic, sifat optimis bisa mengurangi risiko kematian hampir 50%. Hal yang kedua, si optimis memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih baik. Ketiga, sifat optimis juga menghindarkan stres. Hal ini tentu saja sangat baik untuk mendukung kesehatan fisik dan mental.


4. Argumentatif


Mereka yang argumentatif mudah untuk tersulut emosi dan mengajak berdebat siapa saja entah itu keluarga, teman, atau pasangan. Dan menurut penelitian yang dilakukan di University of Utah, mereka yang memiliki sifat ini lebih berisiko tinggi terkena penyakit jantung dibandingkan dengan mereka yang lebih tenang.


Penelitian ini juga menemukan fakta menarik bahwa wanita yang kerap bertengkar di rumah tangga mereka lebih mudah mendapatkan pengerasan arteri. Sementara kaum pria akan mudah mengembangkan aterosklerosis di pembuluh koroner mereka.

 
 
Artikel Terkait:
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-