Apakah Tanah Liat Bisa Menjadi Media Pengobatan Obesitas? Halo Sobat Souja, tidak hanya surga rupanya yang berada di bawah kaki ibu, solusi untuk obesitas ternyata berada di tempat yang sama juga. Namun tentu saja yang s" />
Apakah Tanah Liat Bisa Menjadi Media Pengobatan Obesitas?
Selasa, 01/01/2019 - 20:33 WIB
images-artikel/kecil/tanah.jpg
Sumber: IlmuGeografi.com
 
 
Jakarta -

Halo Sobat Souja, tidak hanya surga rupanya yang berada di bawah kaki ibu, solusi untuk obesitas ternyata berada di tempat yang sama juga. Namun tentu saja yang solusi yang dimaksud di sini secara harfiah benar-benar berada di bawah kaki yaitu tanah.


Penggunaan tanah untuk solusi aborsi ini merupakan kesimpulan dari hasil penelitian yang dilakukan di University of South Australia. Penelitian ini coba untuk melihat manfaat tanah liat dalam menyerap obat, namun ternyata hasil penelitian ini mengungkap hal lain.


Dari penelitian tersebut, mereka mengetahui bahwa tanah liat dapat menyerap serpihan lemak yang berada di usus. Temuan tak sengaja ini bisa menjadi salah satu obat pada obesitas.


"Tanah liat tak hanya mengikat lemak dari struktur partikelnya saja, namun mereka juga mencegah tubuh menyerap lemak tersebut sehingga mengalir lancar sepanjang sistem pencernaan," jelas pimpinan dari penelitian tersebut, Tahnee Dening.


"Sifat dari tanah liat ini menjadi petunjuk bahwa material tersebut dapat digunakan sebagai obat bagi obesitas," sambungnya.


Walau sudah menunjukkan temuan yang menggembirakan, Dening menyebut bahwa ini masih tahap awal penelitian. Dia dan timnya masih bakal meneruskan penelitian ini dan memverifikasi kebenarannya.


Terdapat dua jenis tanah liat yang digunakan dalam penelitian ini. Jenis tanah liat pertama adalah bentonit sedangkan satunya merupakan sintetik yang masih belum pernah digunakan pada manusia sebelumnya.


Setelah dikondensasi ke dalam bentuk yang lebih konsentrat, diketahui bahwa tanah liat sintetik bekerja lebih baik dalam menyerap lemak. Namun ketika diolah lagi dan lebih terkonsentrasi, keduanya menunjukkan kinerja yang sama baiknya.


"Setelah memroses material di laboratorium kami, kami memeroleh jumlah lemak yang diserap oleh kedua tanah liat secara signifikan, sehingga mereka menjadi lebih efektif sebagai pengobatan anti-obesitas," jelas Dening.


Ketika digunakan dalam setting klinis dan dibandingkan dengan obat obesitas yang telah ada, tanah liat sintetis menunjukkan efek samping lebih kecil dibanding obat tersebut. Selain ini dampak yang ditimbulkan juga lebih besar terutama pada orang yang mengandalkan obat jenis tersebut.


Dampak luar biasa tersebut muncul karena bahan dari tanah liat tersebut yang tergolong aman. Bahan yang digunakan merupakan bahan-bahan yang biasa ada pada produk pangan dan nutrisi.

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-