BBM Turun, Apakah Harga Kebutuhan Pokok Lain Ikut Turun?
Selasa, 20/01/2015 - 13:46 WIB
 
 
Jakarta -

Sejak kemarin, Pemerintah resmi menurunkan kembali harga BBM . Dari yang semula harga premium Rp. 7.600/liter kini menjadi Rp. 6.600 per liternya. Sementara untuk solar dari yang awalnya Rp. 7.250/liter sekarang turun menjadi Rp. 6.400 per liter. Seketika memang hal ini patut disambut gembira oleh masyarakat. Namun, apakah dengan turunnya harga BBM ini juga akan ikut menurunkan sejumlah harga kebutuhan pokok?


Nah, sayangnya hal itu nggak kejadian nih sobat souja. Banyak pedagang yang enggan untuk ikut menurunkan harga bahan-bahan pokok dipasaran. Kalau sudah begini, tentu imbasnya bakal tetap menimpa masyarakat umum.


Sebelumnya, Jokowi telah melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada para agen-agen besar untuk ikut menyesuaikan harga bahan pokok di pasar dengan turunnya harga BBM. Namun, hal itu seperti tidak diacuhkan begitu saja oleh para pedagang. Butuh usaha ekstra bagi pemerintah agar dapat membujuk serta mengendalikan harga barang-barang lainnya. Bila sudah begini, tentunya dampak yang diberikan dari penurunan harga BBM tidak begitu terasa bagi masyarakat.


Nggak cuma harga kebutuhan pokok doang nih sobat souja, tapi angkutan umum juga sama. Sejumlah pengusahan angkutan juga ‘ogah’ untuk menurunkan tarifnya. Buat kamu yang menggunakan kendaraan pribadi mungkin tidak ada masalah. Tapi bagaimana dengan mereka yang sehari-harinya menggunakan kendaraan umum? Tentu hal ini akan sedikit merugikan mereka. Salah satu cara agar tarif angkutan umum bisa sesuai dengan penurunan harga BBM, ya harus adanya tindakan tegas dari Pemda setempat. Contohnya dengan mengeluarkan peraturan tentang tarif angkutan umum. 


Dari sini bisa kita lihat, bahwa turunnya harga BBM belum tentu bisa menurunkan harga-harga yang lainnya. Namun, kita tetap harus mengapresiasi pemerintah atas inisiatif mereka untuk menurunkan harga BBM. Tapi apa salahnya juga kalau pemerintah ikut mengendalikan harga sejumlah kebutuhan pokok dan angkutan, ya kan? Kalau menurut kamu gimana nih sobat souja?

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Jumat, 01/02/2019 - 09:32 WIB
Kamis, 07/02/2019 - 09:17 WIB
Jumat, 01/02/2019 - 09:33 WIB