Bekasi Dilanda Kekeringan
Selasa, 28/07/2015 - 08:56 WIB
 
 
Jakarta -

Pemerintah Kabupaten Bekasi menyatakan kekeringan bakal meluas di wilayahnya. Saat ini, kekeringan itu sudah terjadi di Kecamatan Cibarusah dan empat kecamatan lainnya terancam.


”Kekeringan sudah terjadi di Kecamatan Cibarusah. Empat kecamatan lainya juga terancam kekeringan,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Sahat MBJ Nahor, beberapa waktu lalu.


Empat kecamatan yang terancam kekeringan ialah Cikarang Pusat, Cikarang Timur, Babelan, dan Tambun Utara.

 

 

Ancaman kekeringan bakal parah lantaran empat daerah itu tidak dilalui aliran sungai. Saat ini, BPBD masih melakukan pengecekan ke daerah yang rawan itu.


Sementara itu, kekeringan yang sudah terjadi di Kecamatan Cibarusah meliputi Desa Cibarusah Kota, Sirnajati, Ridomanah dan Ridogalih. Rata-rata sumber air warga berupa sumur tidak lagi mengeluarkan air.


Camat Cibarusah, Iman Santoso mengatakan, sebanyak 2.444 kepala keluarga dari empat desa tersebut sudah menjadi korban. ”Kemungkinan setiap hari korban kekeringan akan terus bertambah setiap harinya,” tambahnya.


Begitu pula dengan tanaman padi di kabupaten Bekasi. Menurut Kasi Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Bekasi, Ade Winata, kekeringan itu menyebabkan potensi gagal panen, diantaranya area persawahan yang terancam kekeringan sebanyak 1.008 hektar, kekeringan kategori ringan sebanyak 174 hektar dan kekeringan kategori sedang sebanyak 35 hektar.


Ia menilai, sekitar 60 persen tanaman padi di Kabupaten Bekasi telah memasuki masa panen, sehingga dikhawatirkan akan merusak tanaman padi sehingga berpotensi gagal panen.

 

 

oleh karena itu pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola Jasa Tirta agar dapat membantu kekeringan terutama di area persawahan.

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Jumat, 01/02/2019 - 09:32 WIB
Kamis, 07/02/2019 - 09:17 WIB
Jumat, 01/02/2019 - 09:33 WIB