Bekerja Tak Sesuai Passion Boleh Saja, Asal....
Kamis, 03/08/2017 - 15:03 WIB
images-artikel/kecil/Passion-and-Leadership.jpg
Sumber: forbes.com
 
 
Jakarta -

Minat dan bakat merupakan dua hal yang harusnya berjalan beriringan. Begitu pula dalam berkarir. Adanya passion dalam bekerja akan memberikan kekuatan meraih kesuksesan. Namun demikian, ada berbagai alasan sehingga seseorang harus bekerja tak sesuai passion. Lantas, bagaimana bila pekerjaan tak sesuai passion? Apa yang akan terjadi?


Tak sedikit dari para pekerja muda berusia sekitar 25 sampai dengan 32 tahun yang saat ini memilih karier tak sesuai dengan keinginan, jauh dari cita-cita dan bukan didasari passion. Hal tersebut diamini pula oleh Ria Kurniawati, M.Psi., psikolog dari MHC (Multi Human Cendikiawan) Langkahku Child & Educare Jakarta. Ria mengungkapkan ada berbagai alasan sehingga seseorang harus memilih karier atau passion, dan berakhir pada pilihan untuk bekerja tak sesuai passion


Alasan seseorang tak bekerja sesuai passion di antaranya karena tuntutan orangtua, tuntutan lingkungan sosial, serta tersedianya peluang atau kesempatan kerja yang terbatas. Bekerja sesuai dengan latar belakang pendidikan pun tidak menjamin bahwa itu sesungguhnya adalah passion.


"Maka tak heran, begitu banyak mereka yang mengalami ketidakpuasan menjalani pekerjaannya. Mereka bekerja hanya menjalankan rutinitas keseharian yang nyaris tak berbeda dari waktu ke waktu. Kondisi ini tidak jarang membuat mereka merasa bosan, tidak memiliki tantangan, minat bahkan kecintaan dalam menjalankan pekerjaan." ungkap Ria. 


Lantas, apa yang terjadi bila pekerjaan tak sesuai passion?


1. Apabila seseorang bekerja tanpa mempedulikan dimana dan bidang apa yang ditempuhnya dalam berkarier karena orientasinya hanya pada uang, maka ia cenderung hanya memprioritaskan penyelesaian kerja tanpa mementingkan kualitas. Hasil kerja pun seadanya.


2. Apabila pekerjaan tak sesuai passion, ada kecenderungan orang menyelesaikan tugas-tugas yang tidak disukai tanpa adanya kualitas, hanya akan memunculkan rasa lelah dan kebosanan, sehingga kurang membawa pengaruh positif bagi lingkungan kerja.


3. Cenderung rentan terhadap stres kerja dan sulit mengembangkan diri. Alhasil, butuh usaha lebih besar untuk mendapatkan kemajuan dalam pekerjaannya dan mengalami stagnasi dalam kapabilitas.


4. Hal paling ekstrem adalah bila pekerjaan tak sesuai passion, dapat memicu depresi karena ketidakcintaan dalam melakukan pekerjaan. Ia butuh waktu dan tenaga yang lebih besar untuk dapat menyesuaikan diri, serta bertahan menekan perasaannya bekerja pada lingkungan yang tidak disukainya.


Dilansir melalui Tabloid Nova, kalau saat ini Sobat merasa bekerja pada bidang yang tidak sesuai passion, ada banyak cara untuk memperbaikinya, lho. Berikut beberapa cara tumbuhkan kecintaan pada pekerjaan agar hasil tetap optimal.


1. Belajar mencintai pekerjaan dan karier. Bukan sekadar melakukan apa yang dicintai, tapi juga belajarlah mencintai apa yang kamu lakukan saat ini;


2. Berfokus pada kualitas pekerjaan saat ini. Tidak peduli pada bidang apa kamu bekerja, lakukan dengan optimal. Pemikiran ini akan memunculkan semangat sehingga tidak akan ragu, bahkan dapat terus memperbaiki dan mengoptimalkan karier;


3. Keluar dari zona nyaman. Berlatih untuk dapat keluar dari zona nyamanmu. Ciptakan dan raih tantangan yang ada dengan passion yang diciptakan untuk mendapatkan kepuasan kerja secara profesional;


4. Pengalaman dan waktu. Artinya, bila pekerjaan tak sesuai passion, bukan berarti kamu tak bisa sukses kok! Passion akan datang seiring dengan penguasaan akan karier, bertambahnya keahlian yang dimiliki, serta lamanya waktu yang dilalui akan dapat mengoptimalkan kinerja kita.

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Selasa, 07/10/2014 - 14:13 WIB
Rabu, 08/10/2014 - 10:09 WIB
Sabtu, 04/10/2014 - 10:09 WIB
Sabtu, 04/10/2014 - 13:51 WIB
Rabu, 29/10/2014 - 13:05 WIB
Senin, 13/10/2014 - 09:08 WIB
Kamis, 02/10/2014 - 18:27 WIB
Kamis, 30/10/2014 - 14:53 WIB