Dampak Dari Bom Sarinah Kemarin
Jumat, 15/01/2016 - 14:48 WIB
images-artikel/kecil/sarinah.jpg
Sumber: soulofjakarta.com
 
 
Jakarta -

Aktivitas di daerah MH. Thamrin, saat ini berlangsung dengan biasa. Meskipun tidak seramai biasanya, tapi aktivitas perkantoran tetap dilakukan. Kejadian kemarin membuat warga resah dengan terorisme di Indonesia. Dan bukan warga Indonesia, kalau tidak bisa mengatasi permasalahan kemarin.

 


Di tengah kekuatiran terorisme di Jakarta, warga tetap bisa mengalihkan permasalahan pelik ini dengan bermunculan hastag-hastag baru di social media seperti #Kamitidaktakut, #kaminaksir , mengalihkan hastag pertama tentang # prayforjakarta.

 


Kepanikan yang diberikan teroris kepada warga Jakarta, pasti tidak mudah diobati. Tapi tahukah atau sadarkah sobat Souja? Bahwa Indonesia dilahirkan bukan di tengah kenyamanan, tetapi di dalam tekanan. Bahkan maksud hati terorisme untuk memporak-porandakan Indonesia, malah membuat Indonesia semakin kuat dan semakin bersatu.
Karena penjajahan yang dialami Indonesia yang begitu lama, kemerdekaan yang di dapat dengan susah payah dan dibawah tekanan, membuat Indonesia tumbuh menjadi Negara yang kuat dan penuh nasionalisme. Ketika teroris berhasil membuat panik, awal-awal kejadian pengemboman di Sarinah-Thamrin, tapi rakyat Indonesia berhasil mengalihkan focus dengan trending topic yang berbeda.

 


Tukang sate yang menjadi ikon #kamitidaktakut, maksudnya ditengah bom, mereka gak takut melakukan kegiatan biasanya, tapi mereka malah tetap berjualan ditengah ancaman terorisme, membuat symbol bahwa ketakutan yang diberikan teroris tidak berlangsung lama. Ataupun baku tembak yang seharusnya membuat takut rakyat, malah membuat rakyat kagum dengan sosok salah satu polisi yang beraksi ditengah baku tembak tersebut, dan membuat hastag #kaminaksir pun keluar dan menjadi trending juga.

 


Mari tidak berfokus dengan kejadian terorisme kemarin, sobat Souja. Karena ketakutan membuat kita nggak berani melakukan apa yang biasanya kita lakukan dan terisolasi.  Ingat, bangsa Indonesia, bangsa yang kuat, bangsa yang semakin kokoh ketika tekanan menghadang kita. Bom kuningan, bom Bali, berhasil kita lewati, jangan sampai kejadian kemarin membuat mental kita menjadi down, tetapi menjadi kuat.

 

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Jumat, 01/02/2019 - 09:32 WIB
Kamis, 07/02/2019 - 09:17 WIB
Jumat, 01/02/2019 - 09:33 WIB