Hanya Di Kuba, Memancing Menggunakan Alat Yang Tidak Biasa
Selasa, 14/11/2017 - 14:33 WIB
images-artikel/kecil/nelayan.jpg
Sumber: Batamtoday.com
 
 
Kuba -

Halo Sobat Travel Souja, tahukah kamu bahwa penjualan kondom di Kuba meningkat drastis setiap musim ikan? Bukannya para nelayan jadi lebih sering berhubungan badan pada saat itu, tetapi mereka menggunakan kondom sebagai alat bantu untuk memancing ikan. 


Inilah balloon fishing, metode memancing murah meriah namun efektif yang jadi andalan warga Kuba. Memancing dengan kapal atau perahu di Kuba membutuhkan izin yang prosesnya rumit. Pemerintah khawatir warganya akan melarikan diri ke luar negeri lewat perairan. Sementara ikan-ikan dari laut dalam yang berharga mahal hanya bisa didapatkan dengan memancing ke tengah perairan. 


Untuk itulah, para nelayan Kuba memanfaatkan teknik memancing dengan balon. Agar semakin ekonomis, mereka menggunakan kondom murah subsidi pemerintah. Kondom ditiup hingga menggembung seperti balon, kemudian disambungkan dengan umpan dan tali pancing. Kemudian balon dilempar ke laut. Biarkan hanyut hingga ke tengah laut, kemudian tunggu sampai umpan dimakan ikan. Jika sudah dimakan, nelayan tinggal menarik tali pancing.


Tidak ada yang tahu persis siapa penemu teknik balloon fishing. Namun para nelayan yakin teknik tersebut adalah variasi dari metode memancing dengan layang-layang yang biasa digunakan oleh nelayan Afrika Selatan. Kemudian metode ini segera ditiru oleh nelayan-nelayan amatir.


Melalui cara ini, nelayan bisa menangkap kakap merah, barracuda dan tarpon tanpa harus meninggalkan pantai. Dengan modal beberapa sen saja, mereka bisa menjual ikan hasil tangkapan dengan harga $10 sampai $20 di pasar gelap. Ini jumlah yang sangat besar, mengingat pendapatan rata-rata warga Kuba hanya sekitar $25 per bulan.

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Senin, 03/11/2014 - 09:24 WIB
Selasa, 04/11/2014 - 18:10 WIB
Jumat, 21/11/2014 - 10:12 WIB
Jumat, 07/11/2014 - 17:00 WIB
Sabtu, 01/11/2014 - 10:01 WIB
Kamis, 20/11/2014 - 09:51 WIB