Iklan Terbaru Berbau Rasisme, The Weeknd Kecewa dan Hentikan Kerjasama dengan Brand Fashion Ternama!
Sabtu, 13/01/2018 - 10:19 WIB
images-artikel/kecil/6BA84942-D103-47F4-9D22-E1D251A7DAF9.jpeg
Sumber: bing.com
 
 
Jakarta -

Berita kurang mengenakkan menimpa salah satu brand fashion ternama, H&M. Niat semula hanya berkreatif lewat iklan, rupanya hal tersebut mengundang reaksi keras karena dianggap rasis, dimana H&M memasang seorang anak kecil berkulit hitam dalam iklan hoodie terbarunya dengan menuliskan caption, Coolest Monkey in the Jungle. Akibatnya banyak pesohor kecewa, diantaranya The Weeknd dan G-Eazy. The Weeknd secara terang-terangan mengaku kecewa dan memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan brand H&M. Keputusan itu diumumkan The Weeknd lewat akun Twitternya, Selasa (9/1) waktu setempat,


"Woke up this morning shocked and embarrassed by this photo. i’m deeply offended and will not be working with @hm anymore..."
 
 

Iklah Terbaru H&M yang dianggap Rasis 


Keputusan serupa juga diambil oleh rapper tampan, G-Eazy. Lewat Instagramnya, G-Eazy menyayangkan iklan yang dibuat oleh H&M tersebut.  G-Eazy juga membatalkan kerjasamanya dengan H&M. Padahal ia diketahui akan segera merilis clothing line hasil kolaborasinya dengan H&M pada 1 Maret 2018 mendatang. Namun munculnya iklan ini membuat G-Eazy kecewa dan dengan segera mengakhiri kerjasamanya dengan H&M. 


"Selama beberapa bulan terakhir, saya benar-benar bersemangat untuk meluncurkan lini dan kolaborasi saya yang akan datang dengan @HM. Sayangnya, setelah melihat gambar yang mengganggu kemarin, kegembiraan saya atas kampanye global kami dengan cepat menguap, dan saya telah memutuskan saat ini bahwa kebutuhan kemitraan kami untuk mengakhiri." 


Mengutip wowkeren, pihak H&M sudah meminta maaf atas kejadian ini dan menghapus foto-foto mengenai iklan hoodie tersebut di semua platform media sosial. 


"Kami minta maaf sebesar-besarnya. Kami setuju dengan semua kritikan. Kami telah salah dan kami setuju bahwa rasisme pasif atau tidak disengaja perlu disingkirkan. Kami menghargai dukungan dari mereka yang telah melihat bahwa produk dan promosi kami tidak dimaksudkan untuk menyebabkan pelanggaran," bunyi permintaan maaf H&M seperti dilansir Rolling Stone, Kamis (11/1). 


Cukup mengecewakan memang, semoga hal ini bisa menjadi pelajaran bagi brand fashion lainnya, khususnya untuk H&M sendiri. 

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-