Ingin Berkarir Sebagai Penulis, Berikut 4 Tips Mengelola Produktivitasnya
Rabu, 16/08/2017 - 09:30 WIB
images-artikel/kecil/Content-Writing-Strategies-2015.jpg
Sumber: Bing.com
 
 
Jakarta -

Setiap orang punya minat dan bakat yang berbeda. Buat Sobat yang menyukai dunia literasi, novelis, penulis lepas, content writer , blogger tentu sering berkutat dengan masalah kehilangan ide menulis atau mudah terdistraksi. Padahal, kunci produktivitas penulis kurang lebih sama dengan profesi lain: disiplin, fokus, dan menghindari sifat perfeksionis. Lantas bagaimana mengatasinya? Mengutip Qerja.com, berikut ini tips produktif sebagai penulis ini bisa diaplikasikan untuk berbagai mode penulisan, apa saja? 


Tetapkan target
Kamu pasti tahu sejauh mana kemampuanmu. Ya, sebagai seorang penulis harus punya target capaian kata perharinya agar deadline dan beban kerja tidak terbengkalai. Sobat mungkin akan tergoda untuk menulis sambil mengedit, sedikit-sedikit ingin membaca ulang untuk memeriksa atau mengecek keluwesan kalimat. Namun cara kerja seperti ini cukup membuang waktu. Jangan terlalu teralihkan oleh keinginan untuk memeriksa ulang di tengah proses; tulis saja terus hingga targetmu tercapai, setelah itu baru sunting ulang atau edit. Cara ini lebih efektif dan efisien. 


Buat jadwal 
Menulis tentu membutuhkan kondisi mood yang baik, sehingga ada sebagian penulis yang enggan membuat jadwal harian yang ketat dan ingin fleksibel. Tetapi, jangan karena Sobat tidak punya jadwal kerja tetap bukan berarti boleh menunda-nunda menghasilkan karya, bukan? Jadwalkan waktu untuk mulai bekerja dan beristirahat sepanjang hari, dan gunakan alarm sebagai pengingat. Misalnya, setelah 30 menit bekerja, beristirahatlah selama 30 menit, atau 15 menit bekerja, 10 menit beristirahat. Terserah bagaimana mengaturnya, asalkan tetap komitmen menulis hingga mencapai target jumlah tulisan sehari.


Ciptakan suasana nyaman dan siap
Poin yang satu ini terutama berlaku untuk Sobat yang bekerja di rumah atau remote. Bekerja menggunakan laptop dan internet tanpa adanya pengawasan membuatmu mudah terdistraksi dan menunda untuk mulai menulis. Agar siap kerja, ciptakan suasana kerja serius yang memberi sinyal pada otak kalau ini adalah waktu menulis. Misalnya, meminta agar sementara tidak diganggu anggota keluarga lain, mematikan notifikasi ponsel, atau mendengarkan musik inspiratif.


Pantang menyerah pada kesalahan dan kemandekan
Jangan terlalu terpaku memperbaiki kesalahan penulisan. Jika ada satu kata atau kalimat yang kurang pas, atau Sobat merasa tidak menemukan kata yang tepat, tempatkan dulu sebuah tanda * sebagai penggantinya, dan teruslah menulis agar tidak menghambat proses kreatif. Pun demikian, ketika kanal ide tersumbat dan Sobat tidak tahu bagaimana memulai, tulis apa saja selama lima menit. Ya, apa saja. Sobat bahkan bisa menulis apapun yang tidak berhubungan dengan topik. Tujuannya agar kamu terus mengetik dan memasuki zona menulis di benak kamu. Percayalah, sedikit demi sedikit kran inspirasi akan terbuka dan mengaliri kanal idemu! 

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Jumat, 21/09/2018 - 17:32 WIB