Ini DIa Beberapa Kisah Muram Kota Dan Desa Paling Sedih Sedunia
Kamis, 30/03/2017 - 09:39 WIB
images-artikel/kecil/frot0elmr10tevzbombw.jpg
Sumber: Talking Points Memo
 
 
Jepang -

Halo Sobat Travel Souja, kota dan desa mati yang ditinggalkan seluruh penduduknya, kota yang luluh lantak karena bencana alam dahsyat, atau desa yang seluruh penduduknya dibantai. Deretan pemukiman yang telah mati ini tak ubahnya kota hantu dengan kisah paling tragis. Masing-masing menyimpan sejarah yang memilukan. Tetapi tak sedikit yang kini justru jadi tujuan wisatawan.


Mulai dari Pripyat yang mati karena Chernobyl, Oradour-sur-Glane yang jadi saksi bisu pembantaian massal, hingga kota hantu Craco yang selalu diliputi bencana, berikut ini kami tampilkan beberapa pemukiman mati dengan riwayat paling tragis.


1. Oradour-sur-Glane - Prancis


Desa di Haute-Vienne, Nouvelle-Aquitaine, Prancis ini hancur ketika terjadi pembantaian massal pada tanggal 10 Juni 1944. 642 Penduduk Oradour-sur-Glane dibantai dengan sadis oleh pasukan Waffen-SS milik Nazi Jerman. Di antara para korban termasuk 247 wanita dan 205 anak-anak. Hanya satu orang penduduk yang berhasil selamat dari serangan maut tersebut.


Menurut Adolf Diekmann, komandan yang memerintahkan pembantaian, tindakan tersebut dilakukan sebagai aksi balas dendam atas pemberontakan di Tulle, daerah tetangga Oradour-sur-Glane dan penculikan perwira Nazi, Helmut Kmpfe.


Atas perintah Charles de Gaulle, presiden Prancis, situs pembantaian Oradour-sur-Glane diabadikan sebagai memorial Perang Dunia II. Museum Centre de la mmoire d'Oradour dibangun di sebelahnya. Sementara sebuah pemukiman baru didirikan di dekatnya.


2. Pompeii - Italia


Pompeii dan Herculaneum adalah reruntuhan kota Romawi kuno di pesisir Naples yang hancur dalam semalam karena terjangan lahar Gunung Vesuvius 2.000 tahun lalu. Reruntuhan kota yang dulunya merupakan daerah pemukiman para bangsawan dan pesohor Romawi itu sempat terkubur selama 1.500 tahun sebelum ditemukan kembali. Jenazah warga yang tertutup abu diawetkan dengan plester dan masih bisa disaksikan hingga sekarang.


Kota Pompeii hancur dalam semalam ketika Gunung Vesuvius yang dipuja sebagai tempat bersemayam dewa Vulcan menyemburkan lahar. Warga Pompeii yang tak berhasil menyelamatkan diri lewat jalur laut mati kehabisan napas karena gulungan awan panas dan debu.



3. Pripyat - Ukraina


Pripyat adalah kota hantu di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl di Oblast Kiev, utara Ukraina, dekat perbatasan Belarus. Kota ini dibangun pada tahun 1970 untuk para pegawai pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl beserta keluarganya. Kota dinamai seperti sungai yang mengalir di dekatnya. Namun kota ini hanya sempat dihuni selama 16 tahun.


Setelah ledakan reaktor nuklir pada 26 April 1986, 45.000 penduduk Pripyat diungsikan untuk menghindari efek partikel radioaktif. Bencana Chernobyl adalah kecelakaan reaktor nuklir terburuk dalam sejarah. Sejak itu Pripyat menjadi kota mati.


4. Centralia - Amerika Serikat


Centralia adalah sebuah kota mati di Columbia County, Pennsylvania, Amerika Serikat. Populasinya turun drastis dari 2.761 warga pada tahun 1980 hingga 10 orang di tahun 2010. Penyebabnya adalah kebakaran tambang batubara yang terjadi pada tahun 1962.


Dua tambang batubara dibuka di Centralia pada tahun 1856 dan menjadikan kota itu tumbuh pesat. Sejak terjadi kebakaran dahsyat di tambang, penududk Centralia diungsikan ke tempat lain. Sampai sekarang tempat ini masih terlarang untuk dimasuki, karena api yang melalap tambang tersebut masih berkobar di bawah tanah hingga saat ini.


5. Craco - Italia


Craco adalah kota abad pertengahan yang terletak di Daerah Basilicata, Provinsi Matera, sekitar 25 kilometer dari daratan Teluk Taranto. Tadinya kota ini dihuni lebih dari 2.000 orang. Namun tampaknya Craco memang ditakdirkan bernasib sial. Kota yang berdiri di sisi bukit itu kerap dilanda bencana. Antara tahun 1892 dan 1922, lebih dari 1.300 warga hijrah ke Amerika Utara karena kondisi pertanian yang sangat buruk.


Selanjutnya, Craco diterjang berbagai bencana yang membuat para penduduk mengungsi ke kota lain, antara lain tanah longsor yang terjadi para tahun 1963, banjir bandang di tahun 1972, dan gempa bumi di tahun 1980. Sekarang kota mati ini lebih populer sebagai lokasi film, dua di antaranya adalah Passion of The Christ dan James Bond: Quantum of Solace.


6. Nagoro - Jepang


Jika memasuki Nagoro, sebuah desa terpencil di Lembah Iya, Shikoku, Prefektur Tokushima, Jepang , mungkin kita akan merasa seperti melangkah ke setting film horor. Pasalnya, desa itu dipenuhi dengan boneka seukuran manusia yang tersebar di berbagai titik. Ada yang tampak seperti sedang memancing, menunggu bus di halte, bekerja di ladang, atau mengikuti pelajaran di sekolah. Tempat ini bahkan dijuluki lembah boneka dan desa orang-orangan sawah.


Boneka-boneka di Nagoro merupakan buah karya dari Ayano Tsukimi, seorang wanita lanjut usia. Tsukimi merupakan satu dari segelintir penduduk yang masih bertahan di Nagoro. Sisanya sudah pindah ke kota atau desa yang menawarkan penghidupan lebih baik. Tiap kali ada tetangganya yang meninggal atau meninggalkan desa, Tsukimi akan segera membuat boneka tiruan mereka, lalu memposisikan boneka-boneka tersebut seperti sedang melakukan aktivitas yang biasa mereka lakukan. Tsukimi menganggap boneka-boneka buatannya sebagai suatu bentuk penghormatan terhadap jiwa para kerabat yang sudah pergi mendahuluinya.

 
 
Artikel Terkait:
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-