Kisah Inspiratif: Adik Kakak dan Si Pelaut
Selasa, 13/02/2018 - 09:51 WIB
images-artikel/kecil/3men_003.png
Sumber: bing.com
 
 
Jakarta -

Suatu hari, ada kakak beradik bermain ke rumah pak pelaut. 


"Bolehkah kami ikut pergi ke laut?" tanya kakak beradik itu.


"Tentu saja boleh. Tapi, sekarang aku sedang sibuk. Bantulah aku menganyam tali ini," kata pak pelaut.


Pak pelaut mempersilahkan mereka masuk ke dalam rumah. Pak pelaut lalu mengajarkan mereka menganyam. Setelah itu dia pergi. Sebelum pergi, pak pelaut berpesan agar mereka terus menganyam tali. Tetapi setelah pak pelaut pergi, sang kakak justru berlari ke tepi jendela rumah.


"Wah, lautnya kelihatan dari sini! Kemarilah, Dik!" panggil sang kakak.


"Aku tidak bisa. Aku harus menganyam tali ini," sahut adiknya.


"itu dia perahunya! Kemari, lihatlah, Dik!" kata sang kakak lagi.


"Aku tidak bisa. Aku harus menganyam tali ini." sahut adiknya.


Tidak lama kemudian, pak pelaut datang. Dia bertanya apa saja yang dilakukan kakak beradik itu selama dia pergi.


"Aku melihat-lihat ke luar jendela. Di luar terlihat ada laut dan perahu," jawab sang kakak.


"Aku menganyam tali ini seperti yang Bapak suruh," kata sang adik.


"Baiklah, kalau begitu aku hanya akan mengajakmu saja untuk pergi melaut," kata pak pelaut pada sang adik.


"Lalu bagaimana dengan aku? Aku lebih tua dan lebih pintar daripada dia. Seharusnya aku juga ikut melaut," kata sang kakak.


"Mungkin kau memang lebih tua dan lebih pintar, tapi adikmu lebih patuh. Aku menyuruhmu menganyam tali, tapi kau malah melihat-lihat laut. Bagaimana jika nanti di laut aku menyuruhmu mendayung, tapi kau justru memancing? Kita bisa celaka di laut," kata pak pelaut.


Sang kakak pun menyesali perbuatannya. Dia hanya bisa memandang iri adiknya yang diajak pergi ke laut.


Sobat Souja, 


Kepribadian yang bisa dipetik dari cerita ini adalah bisa Dipercaya. Jika seseorang memberi tugas padamu, lakukan dengan baik. Jika kamu dapat menyelesaikan tugas dengan baik, orang lain akan senang padamu.


Sumber: Dongeng Cerita Rakyat

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-