Kisah Inspiratif: Dua Kupu-kupu Cantik
Senin, 20/08/2018 - 09:18 WIB
images-artikel/kecil/Two-Butterflies.jpg
Sumber: bing.com
 
 
Jakarta -

Dahulu kala di Cina, hanya anak laki-laki yang boleh bersekolah. Anak perempuan harus tinggal di rumah dan belajar mengerjakan pekerjaan rumah. Namun, seorang anak perempuan bernama Zhu berbeda dengan anak perempuan lainnya. Ia ingin sekolah seperti anak laki-laki. Zhu berasal dari keluarga yang kaya. Ayahnya sangat menyayangi Zhu. Tapi, ia tidak mau melawan tradisi dengan menyekolahkan Zhu. Zhu memaksa ayahnya agar mengizinkannya sekolah. Akhirnya ayah Zhu mengajukan persyaratan, jika ada sekolah yang mau menerima Zhu, ayahnya akan menyetujuinya.


Ayah Zhu sangat yakin tidak akan ada sekolah yang mau menerima Zhu. Namun, Zhu tidak putus asa. Ia menyamar menjadi anak laki-laki dan berhasil diterima di sebuah sekolah di Kota Hangzhou. Akhirnya, Zhu sekolah di Kota Hangzhou. Kebetulan, ada bibinya yang tinggal di kota itu. Setiap pagi, Zhu menyamar menjadi anak laki-laki dan berangkat sekolah. Di sekolah Zhu, ada anak bernama Liang. Zhu dan Liang menjadi teman akrab. Lama-lama, Zhu merasa bahwa ia telah jatuh cinta kepada Liang.


Liang membuat janji kepada Zhu bahwa setelah ia lulus dan mendapatkan pekerjaan, ia akan melamar adik perempuan Zhu. Zhu setuju akan hal itu. Akhirnya, Zhu dan Liang menyelesaikan sekolahnya. Liang langsung mendapat pekerjaan. Setelah mendapat cukup uang, ia pergi ke rumah Zhu guna melamar adik Zhu seperti janjinya. Saat Liang datang ke rumah Zhu, Zhu melihatnya dan langsung menemui Liang sebagai perempuan. 


"Aku Zhu, temanmu. Sebenarnya aku adalah seorang perempuan," kata Zhu.


Awalnya Liang kaget karena Zhu yang selama ini menjadi temannya ternyata seorang perempuan. Liang pun jatuh cinta kepada Zhu dan ia menerimanya. Zhu lalu membawa Liang ke hadapan ayahnya. Tapi, ayah Zhu menolak lamaran Liang. Ia mengatakan bahwa Zhu sudah dijodohkan dengan lelaki lain. Liang pergi dengan sedih. Sejak itu, Liang jatuh sakit. Ia tidak bisa membayangkan hidup tanpa Zhu. Akhirnya, Liang meninggal dalam keadaan yang menyedihkan.


Saat Zhu mendengar bahwa Liang telah meninggal karena patah hati, Zhu pun menjadi putus asa. Saat upacara pemakaman Liang, Zhu berlari dan menjatuhkan diri ke dalam peti mati. Sesaat kemudian, sebuah kilat menyambar ke arah peti mati dengan kerasnya. Keluarga Zhu berlari menuju makam. Tapi, saat mereka tiba di makam, mereka hanya mendapatkan sebuah peti mati yang kosong. Tiba-tiba, dari peti mati itu keluar dua ekor kupu-kupu yang cantik. Kedua kupu-kupu itu menari dengan riangnya sambil terus terbang ke angkasa. Mereka percaya bahwa kupu-kupu itu adalah Liang dan Zhu.


Sobat Souja, 

Sepasang Kupu-Kupu adalah ketika kamu menyayangi orang yang kamu kasihi, seperti orangtuamu, lakukanlah dengan tulus. Mereka pasti akan menyayangimu dengan tulus juga. 


Sumber: dongengceritarakyat.com

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Minggu, 14/10/2018 - 21:57 WIB
Senin, 01/10/2018 - 10:43 WIB
Senin, 01/10/2018 - 08:44 WIB
Sabtu, 06/10/2018 - 08:13 WIB
Rabu, 03/10/2018 - 07:34 WIB
Senin, 01/10/2018 - 01:50 WIB