Kisah Inspiratif: Ladang Berlian
Rabu, 18/04/2018 - 09:46 WIB
images-artikel/kecil/berlian1.jpg
Sumber: bing.com
 
 
Jakarta -

Salah satu orang Amerika yang paling menarik kisah hidupnya pada abad ke-19 adalah seorang lelaki bernama Russell Herman Conwell. Ia lahir pada tahun 1843 dan meninggal pada tahun 1925. Ia adalah seorang pengacara selama sekitar lima belas tahun sampai akhirnya ia menjadi seorang pendeta. Suatu hari, seorang pemuda mendatanginya dan mengatakan kepadanya bahwa ia ingin pendidikan yang tinggi tetapi tidak mampu secara finansial. 


Conwell memutuskan pada saat itu, seperti tujuan hidupnya, ia akan membangun universitas untuk siswa yang malang, tetapi layak. Namun, ia memiliki tantangan. Ia membutuhkan beberapa juta dolar untuk membangun Universitasnya. Tetapi bagi Dr. Conwell, dan siapa pun yang memiliki tujuan nyata dalam kehidupan, tidak ada yang bisa menghalangi jalannya. Beberapa tahun sebelum kejadian ini, Dr. Conwell sangat tertarik dengan kisah nyata dan dengan moral di dalamnya.


Ceritanya tentang seorang petani yang tinggal di Afrika dan melalui seseorang yang datang kepadanya, ia diberitahu bahwa ada berlian yang dapat dicari dan ia  menjadi sangat bersemangat mencari berlian. Berlian sudah ditemukan dalam kelimpahan di benua Afrika dan petani ini begitu bersemangat untuk mencari berlian yang bernilai jutaan dolar, sehingga ia menjual tanah pertaniannya. Ia mencari ke seluruh benua, tahun-tahun berlalu, ia terus-menerus mencari berlian, kekayaan yang tidak pernah ditemukannya. Akhirnya ia benar-benar bangkrut dan melemparkan dirinya ke sungai dan tenggelam.


Sementara itu, pemilik baru pertaniannya mengambil batu yang tampak tidak biasa seukuran telur dan meletakkannya di mantelnya dengan rasa ingin tahu yang besar. Seorang pengunjung mampir dan melihat batu itu. Ia memberi tahu kepada pemilik pertanian itu bahwa batu yang tampak lucu di mantelnya itu adalah berlian terbesar yang pernah ditemukan. Pemilik baru pertanian itu berkata, 


“Apa! Seluruh pertanian ini ditutupi dengan mereka? Saya cukup yakin itu.”


Pertanian itu ternyata adalah Tambang Berlian Kimberly, yang dimiliki oleh orang terkaya di dunia yang pernah dikenal. Petani sebelumnya secara harfiah berdiri di atas Harta Berlian sampai ia menjual pertaniannya. Dr. Conwell belajar dari kisah petani itu dan terus mengajarkan moral kisah itu. Ya, masing-masing dari kita berada tepat di tengah-tengah ladang berlian, jika saja kita menyadarinya dan mengembangkan tanah tempat kita berdiri sebelum menjadi padang rumput yang lebih hijau.


Conwell menceritakan kisah ini berkali-kali dan menarik banyak pengunjung. Ia menceritakan kisah cukup lama ini untuk mengumpulkan uang demi membuat universitas bagi siswa yang kurang mampu. Ia mengumpulkan hampir enam juta dolar dan universitas yang ia dirikan, Temple University di Philadelphia, memiliki setidaknya sepuluh fakultas yang memberi gelar dan enam sekolah lain. Ketika Dokter Russell H. Conwell berbicara tentang masing-masing dari kita memiliki ladang berlian, ia bersungguh-sungguh.


Sobat Souja, 


Sudahkah kamu mengetahui ladang berlianmu sendiri?


Sumber: Intisari Online

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Kamis, 03/05/2018 - 07:43 WIB
Rabu, 02/05/2018 - 04:28 WIB
Selasa, 01/05/2018 - 07:02 WIB