Kisah Inspiratif: Membaca
Senin, 06/11/2017 - 11:45 WIB
images-artikel/kecil/books-open-on-table.jpg
Sumber: bing.com
 
 
Jakarta -

Pada awal  Dinasti Song, Song Tai Zong (宋太宗 sòng tài zōng) adalah salah satu raja yang dalam catatan sejarah disebut-sebut sebagai kutu buku karena ia yang sangat rajin dan hobi membaca. Ia mempunyai prinsip menguasai atau dikuasai zaman. Ia yakin tanpa menambah pengetahuan secara berkelanjutan, maka pengetahuan seseorang akan semakin sempit, tergerogoti oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan perubahan-perubahan yang terjadi. Oleh sebab itu, Song Tai Zong tidak pernah melewati hari-harinya tanpa membaca.


Suatu ketika, ia meminta kepada para sejarawan untuk menyusun sebuah ensiklopedia yang komplit mengenai sejarah kerajaan yang terdiri dari seribu bab dan dibagi ke dalam  lima puluh lima kategori, serta menggunakan ribuan buku, catatan, dan sumber-sumber yang  layak dipercayai  sebagai referensi. Dibutuhkan tujuh tahun untuk mengompilasi semua buku tersebut dan selesai sesuai jadwal. Lengkapnya referensi-referensi menjadikan negara Tiongkok memiliki catatan sejarah paling lengkap di dunia ini.


Selain tugas-tugas pemerintahan dan bacaan lainnya yang sudah banyak menyita waktu, Song Tai Zong selalu menyediakan waktu membaca dua tiga bab karya para sejarawan tersebut (ensiklopedi 太平御觉  tài píng yù jué) setiap harinya. Melihat raja yang sering membaca sampai larut malam, perdana menterinya merasa khawatir akan kondisi raja, lalu menyarankannya  agar tidak terlalu memaksakan diri. Song Tai Zong berkata, 


”Saya tidak merasa lelah. Waktu berlalu tanpa terasa karena saya menikmati buku ini dan menikmati hidup ini ketika sedang membaca.”


Begitulah hari-hari berikutnya ia lewati, ia terus membaca dua tiga bab setiap hari secara konsisten selama setahun penuh. Dan akhirnya, ensiklopedia tersebut habis dilalapnya. Selain memberikan contoh kebiasaan baik membaca, raja juga selalu berkata kepada para  pejabatnya, 


”Membaca buku pasti ada manfaatnya (开卷有益 kāi juǎn yǒu yì).”  


Contoh yang teladan dan dorongan dari raja, berhasil menularkan sikap dan hasrat membaca kepada para pejabat kerajaan. Mereka yang biasanya tidak suka membaca buku pun akhirnya terpengaruh dan mulai berubah. Lalu mereka mulai ikut-ikutan kebiasaan baik raja, dengan menambah ilmu dan pengetahuan setiap saat.


Sobat Souja 


Untuk bertahan di era yang sangat kompetitif dan terus  berubah, satu-satunya cara adalah Anda harus mempunyai keinginan tinggi dan dorongan kuat untuk terus belajar, belajar, dan belajar. Karena kalau berhenti belajar, maka kamu juga berhenti tumbuh. Dengan demikian, keahlian, kesuksesan, dan kekuatanmu sekarang, besok  tiba-tiba menjadi barang usang.  Dengan memiliki kebiasaan membaca, banyak manfaat yang bisa diperoleh. Bacaan bisa  memperluas wawasan, ilmu pengetahuan, menambah informasi, meningkatkan skill, dan memunculkan ide-ide baru. Bukan itu saja, nalar dan cakrawala berpikir seseorang juga bisa lebih sempurna.


Sumber: 
Andriewongso.com

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Senin, 03/11/2014 - 09:24 WIB
Selasa, 04/11/2014 - 18:10 WIB
Jumat, 21/11/2014 - 10:12 WIB
Jumat, 07/11/2014 - 17:00 WIB
Sabtu, 01/11/2014 - 10:01 WIB
Kamis, 20/11/2014 - 09:51 WIB