Kisah Inspiratif: Memberi
Senin, 05/02/2018 - 08:39 WIB
images-artikel/kecil/WebBanner-POG-3-2.jpg
Sumber: bing.com
 
 
Jakarta -

Suatu sore, seperti biasanya seorang pemuda pulang kantor & mengendarai sepeda motornya. Ia tertarik melihat seorang anak yang berumur kurang lebih 10 tahun dengan sangat sigap menyalip di sela-sela kepadatan kendaraan yang berhenti di lampu merah. Dengan membawa bungkusan yang cukup banyak, dikayuhnya sepedanya. Lalu setiap beberapa meter, ia berhenti sambil membagikan bungkusan yang dibawanya itu. Ia menyapa akrab setiap orang mulai dari tukang koran, penyapu jalan, tunawisma sampai polisi.


Kejadian ini sangat menarik dan membuat pemuda itu penasaran. Lalu, ia pun memanggil anak tersebut. Tanyanya, 


"Kalau boleh tahu, apa yang barusan kamu bagikan ke tukang koran, tukang sapu, peminta-minta bahkan pak polisi?"


Anak kecil itu menjawab, 


"Oh... Itu bungkusan nasi dan sedikit lauk Kak, memangnya kenapa?" 


Pemuda itu lantas menjawab, 


"Kakak tertarik melihat cara kamu berbagi, kamu terlihat terbiasa & akrab. Apa kamu sudah lama mengenal mereka?"


Lalu anak itu pun bercerita, 


“Dulu, aku & ibuku sama seperti mereka, hanyalah seorang tunawisma, setiap hari bekerja & mengharapkan belas kasihan. Kami begitu susah hingga suatu hari ibuku bisa membuka warung nasi & kehidupan kami mulai membaik. Maka dari itu, ibu selalu mengingatkanku, bahwa masih banyak orang yang susah seperti kita dulu, jadi ketika kita diberi rejeki yang cukup. Kenapa kita tidak mau berbagi kepada mereka?”


Lanjutnya, "Ibu selalu mengatakan bahwa hidup kita haruslah berarti buat banyak orang. karena ketika kita kembali pada Sang Pencipta, kita tidak akan membawa apa-apa. Jadi jika ada kelebihan, mengapa kita mau untuk berbagi dengan yang lain agar banyak orang juga bisa sedikit merasakan kebahagian yang kita miliki.."


Sobat Souja, 


Hidup akan berarti jika kita mau membagikan sesuatu untuk orang lain & tidak hanya fokus untuk menyenangkan diri sendiri saja. Menyenangkan diri sendiri memang membuat bahagia. Namun menyenangkan orang lain membuat bahagia diri kita berlipat ganda. Sebab kebahagian yang kita timbulkan pada orang tersebut akan mempengaruhi kebahagiaan diri kita juga secara lebih berlimpah.


The more we give the more we get. Kindness in words creates confidence. Kindness in thinking creates profoundness. Kindness in giving creates love. - Lao Tzu


Sumber: Andriewongso.com

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Rabu, 17/10/2018 - 18:27 WIB
Senin, 01/10/2018 - 10:43 WIB
Senin, 01/10/2018 - 08:44 WIB
Sabtu, 06/10/2018 - 08:13 WIB
Rabu, 03/10/2018 - 07:34 WIB
Senin, 01/10/2018 - 01:50 WIB