Kisah Inspiratif: Pemimpin Sejati
Selasa, 27/06/2017 - 09:49 WIB
images-artikel/kecil/pelatihan berbicara didepan umum www.hypnopublicspeaking.com.jpg
Sumber: bing.com
 
 
Jakarta -

Alkisah pada suatu hari di sebuah restoran yang ramai pengunjung, ada sebuah keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak laki-lakinya yang berusia 8 tahun. Anak tersebut sangat aktif dan terlihat sulit dikontrol. Sebentar dia lari ke sebuah sofa lalu melmnpat-lompat di atasnya, sebentar kemudian dia lari dan naik ke atas bangku miliknya. Akhirnya seperti yang kita duga: Anak itu bertabrakan dengan seorang pelayan yang membawa segelas air. Serta merta, air dan makanan yang ada di baki pun tumpah mengenai jas seorang pria yang duduk di sebelah meja keluarga tersebut. Sang ayah naik pitam. 


"Toni! Apa yang kamu lakukan!?!! Sudah berkali-kali dikasih tahu dan diingatkan, masih saja lari-lari juga. Dasar bandel! Ayo kamu minta maaf sama paman ini!"


Bocah tersebut tampak bergumam tidak jelas. Sang ibu kemudian bergegas menghampiri meja tersebut dan berkata, 


"Sesungguhnya lebih dari kesalahan Toni, kamilah sesungguhnya yang harus meminta maaf pada Bapak karena kurang mengawasi." 


Ia kemudian mengeluarkan beberapa helai tisu dari tas tangannya, dan bersama petugas restoran membantu menyeka tumpahan air serta makanan yang berceceran. 


"Berikanlah jas bapak pada saya, saya akan bawa ke laundry untuk dibersihkan dan akan kami kembalikan dalam keadaan bersih, segera kepada bapak."


Tamu tersebut, sambil tersenyum sabar, mengatakan, 


"Tidak usah, Bu. Tidak mengapa, saya bisa maklum. Terima kasih atas tawarannya."


Sobat Souja, 


Sesungguhnya tindakan ibu itulah yang mencerminkan seorang Pemimpin Sejati yang bertanggung jawab. Karena ketidakmampuan mengontrol anak atau anak buahnya sesungguhnya adalah kesalahan pemimpin tersebut. Seorang pemimpin sejati mengambil sikap bertanggung jawab atas prestasi, tindakan atau perilaku anak buahnya. Jika ada anak buah yang tidak disiplin, itu adalah karena ketidakmampuan pemimpin tersebut dalam memimpin. Semoga para pemimpin perusahaan dan pemerintahan mengerti benar falsafah ini.


"A good leader takes a little more than his share of the blame, a little less than his share of the credit." Arnold H. Glasow


Sumber: Andriewongso.com

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Jumat, 01/02/2019 - 09:32 WIB
Kamis, 07/02/2019 - 09:17 WIB
Jumat, 01/02/2019 - 09:33 WIB