Kisah Inspiratif: Petani dan Prajurit Kerajaan
Rabu, 09/08/2017 - 17:45 WIB
images-artikel/kecil/CHtXHb5GuLwIH6d_LxhdN_150 (2).jpeg
Sumber: bing.com
 
 
Jakarta -

Alkisah , di antara para prajurit Raja Philip, ada seorang pria miskin yang telah melakukan beberapa perbuatan yang berani. Karena perbuatannya itu, raja menaruh banyak kepercayaan dalam dirinya. Pada suatu hari prajurit ini berada di sebuah kapal laut saat badai besar datang. Angin membuat kapal itu melaju pada batu karang, dan membuatnya rusak. Prajurit itu terlempar setengah tenggelam ke tepi pantai. Prajurit itu bisa saja mati di sana, bila tidak ada seorang petani yang tinggal di dekat situ merawatnya.


Ketika prajurit itu cukup sehat untuk pulang, ia mengucapkan terima kasih kepada petani itu untuk apa yang telah dilakukannya, dan berjanji akan membayar semua kebaikannya. Janji yang hanya sebatas ucapan. Sebab, ia tidak memberitahu Raja Philip tentang orang yang telah menyelamatkan hidupnya. Bahkan, dia mengatakan bahwa ada sebuah pertanian di tepi laut dan ia ingin sekali memilikinya.


“Siapa yang memiliki pertanian itu sekarang?” tanya Raja Philip.


“Hanya seorang petani kasar, yang tidak pernah melakukan apapun untuk negaranya,” kata prajurit itu.


"Baiklah, kalau begitu. Anda telah melayani saya untuk waktu yang lama, dan Anda memiliki keinginan yang harus saya wujudkan. Pergi dan ambillah pertanian itu untuk dirimu sendiri." ungkap sang raja. 


Dan prajurit itu segera mengusir petani yang telah menolongnya itu dari rumahnya. Ia mengambil pertanian itu. Petani miskin itu seperti tersengat hingga ke jantungnya mendapat perlakuan tersebut. Ia dengan berani menghadap Raja, dan menceritakan seluruh kisah sebenarnya. Raja Philip sangat marah ketika mengetahui bahwa orang yang ia percaya telah melakukan perbuatan hina seperti itu. Ia meminta agar prajurit itu dipanggil segera.


Kepada sang prajurit, raja murka dan berujar 


"Dasar! Tamu tidak tahu berterima kasih. Enyah kau dari instanaku!”


Sejak hari itu hingga sang prajurit meninggal semua orang menjauhi dan membencinya.


Sobat Souja, 


Sangat penting untuk memiliki budi pekerti dan sikap yang baik. Seseorang dikenal berdasarkan sikap dan karakternya. Kisah prajurit di atas mengajarkan banyak hal kepada kita. 


 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Jumat, 01/08/2014 - 00:09 WIB
Jumat, 29/08/2014 - 08:57 WIB
Sabtu, 16/08/2014 - 10:15 WIB
Rabu, 13/08/2014 - 09:13 WIB
Minggu, 03/08/2014 - 13:18 WIB
Jumat, 08/08/2014 - 10:53 WIB