Lama Tak Terlihat, Beruang Muncul Lagi di Chernobyl!
Senin, 01/12/2014 - 09:53 WIB
 
 
Jakarta -

Lama ditinggal oleh seluruh penghuninya dan dibiarkan begitu saja karena efek radiasi yang masih ada, Chernobyl menjadi salah satu kota bersejarah di dunia yang masih menyimpan banyak misteri sampai saat ini. Daerah ini telah dikosongkan lebih dari 20 tahun karena radiasi nuklir dari reaktor yang meledak telah menghancurkan kota di Ukraina ini. Tak hanya manusia, radiasi juga berakibat pada hewan liar yang ada di Chernobyl yang menunjukkan perubahan genetik, penyakit mematikan dan sebagainya. 

Namun baru-baru ini para ilmuwan meyakini menangkap foto beruang coklat yang berkeliaran di daerah tersebut lewat kamera pengintai yang dipasang di daerah tersebut untuk melihat kehidupan hewan liar disana. Beruang coklat ini terlihat berada di zona eksklusif Chernobyl pada Oktober lalu. Beruang coklat sebelumnya tak pernah terlihat berkeliaran di Chernobyl sejak satu abad lalu, meski tanda-tanda keberadaan mereka pernah ditemukan. Sehingga dengan munculnya si beruang ini menjadi sejarah terlihatnya kembali beruang coklat di Chernobyl, bahkan setelah bencana tersebut terjadi sejak 1986 lalu.
 
beruang coklat di Chernobyl
sumber: BBC 

Zona eksklusif Chernobyl dibentuk setelah ledakan di pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl di Ukraina pada April 1986.

"Rekan kami dari Ukraina, Sergey Gashchak, memiliki beberapa kamera perangkap di salah satu daerah pusat selama beberapa bulan terakhir untuk memahami (satwa liar) apa yang ada di sana," jelas pemimpin proyek Mike Wood dari universitas Salford, seperti dikutip dari laman BBC.

"Kami pada dasarnya bekerja dengan asumsi bahwa saat Anda memindahkan orang dari suatu daerah, maka setiap hewan akan merasa aman berada di daerah tersebut," kata Wood.

Setelah ledakan pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl pada April 1986 -yang dianggap sebagai kecelakaan pembangkit listrik tenaga nuklir terburuk di dunia- lebih dari 110.000 orang dipindahkan dari Chernobyl sebagai dampak dibuatnya zona eksklusif sepanjang 30 km radius dari pembangkit yang rusak.

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Jumat, 01/02/2019 - 09:32 WIB
Kamis, 07/02/2019 - 09:17 WIB
Jumat, 01/02/2019 - 09:33 WIB