Halo Sobat Souja, sebenarnya, apa sih totok aura itu? adalah kolaborasi antara terapi totok (akuprestur) yang berasal dari China dan aura yang berarti energi.
Manjakan Diri Lewat Terapis Totok Aura
Jumat, 02/11/2018 - 13:44 WIB
images-artikel/kecil/28F89EFC-08C8-4BF1-9A02-5DF67B6F53D4.png
Sumber: Jakarta Of Soul
 
 
Jakarta -

Halo Sobat Souja, Sebenarnya, apa sih totok aura itu?

adalah kolaborasi antara terapi totok (akuprestur) yang berasal dari China dan aura yang berarti energi. Lewat energi disalurkan melalui pemijatan  serta penotokan pada titik-titik saraf tertentu, yang dikemas dalam pakem gerakan khusus. 

Rutinitas yang sering menjebak kita dalam kepenatan, kelelahan dan bad mood'memerlukan kesegaran dan aura positif baik agar kembali bangkit. Sel-sel tubuh kita perlu direvitalisasi. Kabarnya aura yang memancar bersih membuat seseorang kelihatan lebih cerah dan menarik. Totok aura tidak cuma bermanfaat untuk kecantikan, melainkan juga untuk kesehatan tubuh.

Teknik totoknya sendiri dilakukan dengan jari-jari tangan, sebagai media penyaluran energi. Jadi kamu ngga perlu khawatir sakit, karena ngga pakai jarum kok. 

Apa manfaat Totok Aura?
Yang utama membuat wajah kamu lebih cerah dan bercahaya. Menyegarkan dan melancarkan peredaran darah. Karena saat kamu kelelahan kulit akan terlihat kusam.
Mengencangkan kulit wajah dan mencegah wajah keriput juga manfaat dari totok.

Kamu bisa mencoba dan merasakan sendiri perbedaannya, berkacalah sebelum dan sesudah totok aura, kamu akan lihat perbedaannya pada wajah.


Bagaimana menjaga aura positif?
Pancaran energi positif dari dalam diri mempengaruhi kecantikan. Ada orang yang berparas ayu tetapi tidak enak dipandang, karena bisa jadi tidak memancarkan energi positif. Salah satu cara agar menjaga energi atau aura positif adalah dengan melakukan totok, baik pada wajah maupun tubuh. Untuk hasil yang maksimal ada baiknya kamu melakukan totok aura rutin setiap minggu atau dua minggu sekali sebanyak 12 kali total perawatan.

Selebihnya, aura positif ditentukan oleh pola pikir, sikap, pola tidur, serta pola makan. 

Sobat souja, jauhkan pikiran negatif dari kepala dan selalu berpikir optimis ya. maka kamu ngga akan mudah lelah dan terjebak rutinitas yang membuat penat dan despresi.

 
 
Artikel Terkait:
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Rabu, 14/11/2018 - 10:39 WIB