Mobil Rancangan Nasa Ini Dapat Dikendarai di Planet Mars
Senin, 12/01/2015 - 13:21 WIB
images-artikel/kecil/mobil_Nasa.png
Sumber: cnn.com
 
 
Jakarta -
saat ini sedang tren mobil yang dapat berjalan sendiri, yang pada awalnya dipopulerkan oleh Google dan akhirnya diramaikan juga oleh badan antariksa Amerika Serikat, NASA.

Pihak NASA mengaku saat ini sedang bekerjasama dengan Nissan untuk membuat mobil tanpa harus dikemudi, mobil yang bisa berjalan sendiri atau otomatis sesuai dengan keinginan penumpangnya. Kerjasama ini diberitakan akan berlangsung selama lima tahun.

 

Ternyata Mobil yang akan dikembangkan bukanlah mobil pintar biasa, tapi mobil yang didesain khusus untuk membantu manusia di Bumi dan juga planet lain, Mars misalnya. Mobil ini dikabarkan merupakan hasil modifikasi dari mobil listrik Nissan Leafs.

 

"Ini adalah gabungan yang luar biasa antara kemampuan robotik NASA dengan mobil otomatis yang kami punya," kata Maarten Sierhuis, direktur riset Nissan yang sudah 10 tahun menjadi ilmuwan NASA.

 

Nissan diberi kepercayaan untuk mendesain mobil ini karena telah memiliki pengalaman yang cukup banyak soal mobil, dan NASA adalah memang pakarnya dibidang astronomi dan punya banyak pengalamanan soal mengendalikan mesin di planet lain. Dan hal ini diharapkan nantinya akan melahirkan produk yang luar biasa.

 

Nissan mengaku sedang melakukan berbagai uji coba terhadap mobil pintar buatan mereka itu. Mobil tersebut konon diuji dengan berbagai kondisi jalan versi Nissan dengan mensimulasikan pejalan kaki, pengendara motor atau sepeda, serta mobil yang terparkir atau berjalan ugal-ugalan.

 

Mobil pintar buatan Nissan itu kabarnya akan diuji coba lebih lanjut oleh NASA dengan mempertimbangkan berbagaikondisi yang ada di Mars, karena jalanan di planet mars berbatu, banyak pasir, sampai ada jurang terjal yang mungkin tak terlihat.

 

"NASA punya banyak informasi yang harus 'dihibahkan' ke para pembuat mobil tentang bagaimana membangun sistem yang terpercaya dan tahan lama, serta interaksi antara manusia dan mesin," tutur CEO Nissan, Carlos Ghosn.

 

Mobil hasil kerja sama NASA dengan Nissan tersebut diharapkan tidak hanya bisa dioperasikan di Bumi, namun juga planet lain seperti Mars. Pengerjaan mobil pintar ini dijadwalkan selesai pada akhir 2015, sehingga bisa memasuki produksi massal paling tidak dalam lima tahun ke depan.

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-