Pengorbanan Tak Biasa Untuk Ayah
Senin, 12/01/2015 - 16:00 WIB
 
 
Jakarta -
Usianya baru 10 tahun, namun bocah laki - laki bernama Mo Suangyi dari Jiangxi, Cina ini terlihat memikul kardus bekas dan menjajakannya kepada orang yang ditemuinya. Dia bukannya pengemis atau gelandangan yang hidup terlunta - lunta. Dia memiliki keluarga, namun sang ayah didiagnosis menderita leukimia yang membutuhkan biaya hingga 12 miliar rupiah untuk biaya perobatannya. Atas dasar rasa sayangnya kepada sang Ayah, Mo rela mengutip kardus bekas dan kemudian menjualnya untuk mendapat uang untuk digunakan berobat ayahnya. 
 
Dilansir dari laman Vemale, bocah Mo Suangyi ini merupakan siswa kelas 5 sekolah dasar di daerah tempat tinggalnya. Keadaan ekonomi keluarga yang serba pas-pasan bahkan nyaris kekurangan membuatnya bekerja keras mengumpulkan kardus dan barang bekas di jalanan untuk dijual.
 

Mo suangyi
sumber: vemale.com
 

Rencananya, uang yang diperoleh dari hasil menjual barang bekas akan digunakan sebagai biaya pengobatan sang ayah. Mo adalah bocah yang luar biasa dimana ia juga mengurus semua pekerjaan rumah seperti memasak, menyapu, mengepel lantai, mencuci baju, dan mencuci piring sendiri. Selain mengurus rumah, Mo juga merawat serta menjaga nenek dan adiknya.
 
 
Dari hasil menjual barang bekas, Mo mengaku telah mengumpulkan 37 yuan atau setara dengan 720 ribu rupiah. Kepada sang ayah ia mengatakan "Meskipun uang 720 ribu ke 12 miliar sangat jauh, Aku tidak akan menyerah. Aku akan terus berusaha dan bekerja keras mendapatkan uang untuk biaya pengobatan Ayah dan Anda akan baik-baik saja.
 

Mo Suangyi merupakan salah satu bocah dengan usia yang sangat muda dan berdedikasi tinggi untuk menyelamatkan anggota keluarganya. Ia rela berjuang dan bekerja keras merawat seluruh anggota keluarganya. Ia juga berjuang keras dengan berjualan barang bekas yang dipungutnya di pinggir jalan untuk biaya pengobatan sang ayah.
 

Bukankah Mo adalah seorang anak yang patut menjadi inspirasi untuk kita semua, sobat Souja? Semoga ayah Mo bisa segera sembuh dari leukimia yang dideritanya dan mereka bisa kembali hidup bahagia. 
 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-