Perampokan Penuh Makna
Senin, 17/08/2015 - 12:29 WIB
 
 
jakarta -

Kisah Berikut Hanya Fiktif, namun sarat hikmah. Sewaktu perampokan di Guangzhou, China, perampok bank berteriak kesemua orang di bank: 


"Jangan Bergerak. Uang ini Milik Negara, Hidupmu milikmu."
Ini yang disebut dengan konsep mengubah persepsi. 


Semua orang di bank menunduk dengan tenang.


Ketika seorang wanita berbaring di meja secara profokatif, perampok berteriak padanya.
"Beradablah, Ini perampokan, bukan pemerkosaan!"
Ini yang disebut Professional dan fokus hanya kepada apa yang diperintahkan kepadamu. 


Ketika Perampok kembali kerumah,
perampok yang lebih muda (lulusan S2) berkata kepada perampok yang tua (lulusan SD): 
"Bang, ayo kita hitung berapa yang kita dapat." 


Perampok yang lebih tua bilang "Bodoh sekali kamu ini! Uang sebanyak ini sangat lama menghitungnya. Ayo kita tunggu apa yang diberitakan di TV tentang perampokan ini, mereka pasti akan menyebutkan nominal kerugian yang dirampok!" 
Inilah yang disebut dengan pengalaman yang lebih penting dari sekedar gelar akademis. 


Setelah perampok pergi, manajer bank bilang pada supervisor bank untuk menelpon polisi secepatnya. Tetapi supervisor berkata: "Tunggu! Ayo kita ambil $10juta dollar dari bank untuk kita dan tambahkan ke $70juta dollar yang sudah diambil dari bank".
Ini yang disebut Sambil Berenang Minum Air. Mengubah keadaan tak baik menjadi keuntungan anda!


Supervisor berkata: " Akan sangat bagus bila ada perampokan setiap bulan."
Ini yang disebut Membunuh Kebosanan. Kebahagiaan personal lebih penting dari pekerjaan anda.


Keesokan harinya, Berita TV melaporkan bahwa $100juta telah dicuri dari bank. Perampok menghitung dan menghitung, tetapi mereka hanya dapat $20juta dollar. Perampok sangat marah dan komplain "Kita meresikokan hidup kita dan hanya dapat $20juta dollar.


Pekerja Bank mengambil $80juta dollar dengan santai. Sepertinya mendingan menjadi teredukasi daripada perampok!"
Ini yang disebut Pengetahuan bernilai lebih banyak dari emas. Manajer bank tersenyum dan bahagia karena kekalahan di main saham dapat di bayarkan oleh perampokan yang terjadi. Ini yang disebut Mengambil kesempatan. Berani mengambil resiko!
 
 
Jadi siapakah pencuri sejati dan lebih professional disini?

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Jumat, 01/02/2019 - 09:32 WIB
Kamis, 07/02/2019 - 09:17 WIB
Jumat, 01/02/2019 - 09:33 WIB