Perseteruan Semakin Memanas, Tom Delonge Tetap Hormati Rekannya di Blink 182
Kamis, 12/03/2015 - 17:33 WIB
 
 
Jakarta -

Band yang cukup populer di tahun 1990an, Blink 182 tahun ini mengalami sejarah kelam. Pasalnya, band yang berdiri sejak 1992 itu kembali terpecah setelah Mark (bass, vokal) dan Travis (drum) berseteru dengan Tom DeLonge (gitar, vokal) akibat menolak untuk masuk dapur rekaman. Mark mengisahkan bahwa beberapa bulan lalu, Travis membuat sebuah festival musik. Otomatis, Blink didapuk sebagai line up. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, Tom menunjukkan gelagat indisipliner dan tidak kooperatif.


"Pada tanggal 30 Desember, kami mendapatkan email dari manajer Tom yang mengatakan kalau Tom tidak memiliki ketertarikan untuk membuat album dan lebih memilih fokus pada hal-hal di luar musik. Setelah melalui beberapa email, sang manajer pun mengirim email lagi yang bertuliskan Tom sudah keluar. Sebuah jawaban yang sama dengan 2004 silam," tambah Mark.



Tak heran, sejak perseteruan itu mencuat ke publik, Tom dan dua personel Blink kerap adu statement di media. Bahkan, jika Mark dan Travis mencatut nama Matt Skiba sebagai personel baru Blink, Tom yang baru saja merilis album kelima Angels and Airwaves pun balik menampar lewat album solo perdana yang berisikan lagu-lagu ciptaannya untuk Blink 182. Yang menarik, meskipun terkesan saling membalas, Tom memastikan kalau dirinya tak dendam pada perlakuan Mark. Dia bahkan berani berkata kalau Mark bakal selalu menjadi sahabatnya.



"Aku tidak akan pernah membenci Mark Hoppus, dia sudah menjadi sahabat terdekatku selama bertahun-tahun. Aku berharap dia untuk bahagia," tulis Tom.

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-