Pesawat AirAsia Type A320 Sempat Digunakan Taylor Swift Untuk Tur Asia Tenggara
Minggu, 04/01/2015 - 09:30 WIB
 
 
Jakarta -

Musibah yang menimpa AirAsia QZ 8501 tujuan Surabaya-Singapura sangat menyita perhatian dunia internasional. Bagaimana tidak, selain dianggap sebagai maskapai penerbangan komersil kategori budget airline (penerbangan murah) dengan pelayanan terbaik di Asia Tenggara, rupanya AirAsia pun dipercaya oleh para pesohor untuk berpergian di kawasan Asia Tenggara, salah satunya Taylor Swift!
 
 

Sumber: freakyflier.com
 
 
Yap, Taylor menggunakan AirAsia sebagai maskapai penerbangan resmi untuk turnya yang bertajuk Red Tour tahun 2013 lalu. Adapun model pesawat yang digunakan pelantun I Knew You Were Triuble ini didesain khusus oleh pihak AirAsia dengan menggunakan tipe A320. Pesawat itu pula yang membawa Taylor ke empat negara di kawasan Asia Tenggara, yakni Filipina, Malaysia, Singapura dan Indonesia. Seperti yang dikutip dari situs AirAsia , A320 memang jadi model favorit di Asia Tenggara. A320 merupakan pesawat penumpang pertama dengan sebuah sistem kendali fly-by-wire digital, di mana pilot mengendalikan penerbangan melalui penggunaan sinyal elektronik dan bukan secara mekanik dengan handle dan sistem hidrolik.
 
  
Sumber: Centrotimes
 
 
Kelompok pesawat A320 (yang termasuk A318, A319,A320, dan A321, serta pesawat jet bisnisACJ) adalah satu-satunya kelompok pesawat berbadan sempit (narrow-body) yang diproduksi Airbus. Airbus A320 family merupakan pesawat bersayap tunggal dengan sayap jenis low-wing dengan model ekor konvensional menggunakan sebuah ekor tunggal dan rudder. Mereka memiliki tiga set roda pendarat yang dapat dilipat dan ditenagai oleh dua mesin turbo-fan yang terpasang di sayap.
 
 
  
Sumber: Centrotimes
 
 
Dikutip melalui Tribunnews, dibandingkan dengan pesawat penumpang komersial lainnya yang memiliki kelas sama, A320 memiliki kabin satu lantai yang lebih lebar dengan diameter luar 1.555 inci (39.5 m), dibandingkan dengan 148 inci (3.8 m) pada Boeing 737 dan 1.316 inci (33.4 m) pada Boeing 717, dan memiliki ruang bagasi atas yang lebih besar, bersama dengan teknologi fly-by-wire. Sebagai tambahan, pesawat ini memiliki sebuah ruang kargo yang dilengkapi dengan pintu besar untuk membantu proses bongkar muat kargo yang cukup besar.
 
 

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-