Pilih Waktu yang Tepat untuk Ajukan 3 Pertanyaan ini Pada Rekan Kerja!
Rabu, 09/08/2017 - 17:45 WIB
images-artikel/kecil/office-gossip.jpg
Sumber: bing.com
 
 
Jakarta -

Sobat Souja, berada di dunia kerja menuntut seseorang untuk lebih berhati-hati dalam bersikap, bertutur kata dan berperilaku karena memiliki faktor sensitivitas yang cukup tinggi dibandingkan saat berada di fase sekolah atau universitas. Ketika Sobat baru masuk kerja atau memiliki rekan kerja yang baru tentu ada banyak yang ingin ditanyakan kepada mereka. Wajar saja, pertanyaan yang timbul bisa menyangkut ranah personal. 


Bagi individu yang santai, akan menganggap pertanyaan dari rekan kerja sebagai cara untuk lebih mengakrabkan diri serta mengenal lebih dekat, tapi bagi Si Sensitif? Jangan-jangan kamu akan dianggap SKSD (Sok Kenal Sok Dekat). Lantas, apa saja pertanyaan yang Tidak Boleh kamu tanyakan pada rekan kerja baru atau saat kamu pertama kali masuk ke dalam lingkungan kerja? Dikutip melalui CheatSheet, ini dia beberapa diantaranya!


Bertanya tentang Materi (Gaji-Brand yang dikenakan)
 
  
 
Siapapun setuju kalau urusan gaji bisa menimbulkan konflik di kalangan pekerja. So, jumlah uang yang dihasilkan bukanlah urusan karyawan. Jika memilih untuk mendiskusikan gaji, harap berhati-hati. Jika menemukan rekan kerjanya bergaji lebih tinggi, maka dia akan protes kepada bos dan meminta kenaikan gaji. Pun demikian halnya dengan pakaian, aksesoris dan kepemilikan barang. 

Jika Sobat belum akrab, jangan terlalu kepo untuk bertanya pada rekan kamu misalnya smartphone apa yang dipakai, dibeli dengan cara tunai atau kredit. Tidak mau kan kamu dicap sebagai teman kerja yang nyinyir? 


Generalisasi Asal Daerah
 
 
 
Saat pertama kali bertemu dengan rekan kerja yang kebetulan berasal dari daerah yang sama dengan temanmu, jangan buru-buru berujar,

"Wah... saya punya teman persis asalnya dengan kamu. Pantas hobi kalian sama,"

Seorang penulis untuk artikel etiket Uncommon Courtesy, Jaya Saxena, mengatakan sebaiknya karyawan memperhatikan etiket dalam bekerja, tak terkecuali terhadap bertanya asal-usul rekan kerja. Lebih baik lakukan hal di atas ketika mulai akrab saja. 


Bertanya Usia
 
 
 
Nah! Tidak hanya di lingkungan pekerjaan, usia adalah ranah sensitif yang menimbulkan ketidaknyamanan saat pertanyaan ini diajukan. Serupa dengan generalisasi asal daerah, pertanyaan mengenai "Berapa usia kamu?" seyogyanya ditanyakan ketika sudah akrab dengan rekan kerja kamu. 

Jika Sobat masih kepo, ganti pertanyaan mengenai usia dengan tahun angkatan saat memasuki universitas atau akademi. Tentu kamu bisa menebak-nebak usia rekan kerja kamu bukan?


Mulai sekarang, yuk evaluasi diri! Apakah kamu sering bertanya 3 hal di atas kepada rekan kerjamu? 

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-