Sawah Berwarna Merah? Hanya Ada di China!
Senin, 05/01/2015 - 09:06 WIB
 
 
Jakarta -

Berbicara mengenai China, Sobat penyuka trevelling akan langsung terbayang Tembok Besar atau Great Wall yang tersehor hingga ke seluruh dunia. Rupanya, tanpa diketahui banyak traveller, ada lagi tujuan wisata di wilayah Dongchuan yang tak kalah mempesona, karena lanskap di tempat wisata ini menyajikan panorama tidak biasa. Ya, jika pada umumnya area persawahan terbentang hijau, di wilayah ini sawah berwarna merah!


Sobat boleh tidak percaya, namun fenomena alam memang demikian adaya. Mengapa berwarna merah? karena kandungan tembaga dan zat besi di dalam tanah telah mengendap selama ribuan tahun, ditambah lagi dengan iklim yang lembab dan hangat, tanah di persawahan itu membentuk oksidasi besi secara alami sehingga berwarna merah.  Keajaiban ini pernah juga diulas situs China Highlights, sehingga untuk menarik minat wisatawan, sawah merah tersebut sering disebut Dongchuan Red Land Area. Ada juga yang menyebutnya The Red Earth Terraces alias persawahan merah.
a

Kendati warnanya merah, kondisi tanah yang demikian tidak berpengaruh pada tanaman yang ditanam maupun kualitas panen. Semua tanaman di area persawahan merah tumbuh subur dan berkualitas baik. Sobat yang suka mengabadikan momen alias foto-foto, ada dua waktu terbaik untuk datang ke sana, yakni pada bulan Mei atau November. 


Di bulan Mei, saat itulah lautan awan dari atas persawahannya terlihat jelas. Walau sedang musim hujan, tapi intensitas cahayanya baik dan bagus untuk gambar Anda. Apalagi, garis-garis berwarna merah dari tanah yang ada di sana menambah elok pemandangan. Perpaduan warna hijau dan merahnya sungguh menawan. Sedangkan, bulan November adalah saatnya musim gugur. Suhu udara lebih hangat ketika Anda menapakan kaki di sana. Tanah merahnya juga terlihat jelas. Sempurna!

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-