Sebuah Pengorbanan
Minggu, 16/08/2015 - 11:46 WIB
images-artikel/kecil/doctor.jpg
Sumber: bing.com
 
 
jakarta -

Seorang dokter sedang bergegas masuk ke dalam ruang operasi dikarenakan ada seorang pasien yang membutuhkan bantuannya. Sang ayah dari pasien yang akan di operasi menghampirinya dan dengan gusar berkata 


"Kenapa lama sekali anda sampai ke sini? Apakah anda tidak tahu bahwa nyawa anak saya terancam jika tidak segera di operasi?" 


Dokter itu tersenyum dan berkata, 


"Maaf, saya sedang tidak berada di rumah sakit, tapi secepatnya saya menuju kemari ketika pihak rumah sakit menghubungi saya"


Kemudian dokter tersebut bergegas menuju ke ruang operasi, setelah beberapa jam ia keluar dengan senyuman di wajahnya dan berkata kepada ayah dari pasien tersebut 


"Syukurlah, anak anda sudah tertolong dan keadaannya sudah sangat stabil".


Tanpa menunggu jawaban sang ayah, dokter tersebut berkata lagi, 


"Suster akan membantu anda jika ada yang ingin anda tanyakan", setelah berkata dokter tersebut segera berlalu dengan tergesa-gesa.


Sang ayah berkata kepada suster, 


"Kenapa dokter itu angkuh sekali ? dia kan sepatutnya memberikan penjelasan mengenai keadaan anak saya !!!"


Sambil meneteskan air mata suster menjawab, 


"Anak dokter tersebut meninggal dalam kecelakaan kemarin sore, ia sedang menguburkan anaknya saat kami meneleponnya untuk melakukan operasi pada anak anda. Sekarang anak anda sudah selamat dan ia bisa kembali berkabung".


Pesan:


Janganlah kita tergesa-gesa memberikan penilaian terhadap seseorang, tapi maklumilah bahwa setiap orang di sekeliling kita menyimpan cerita kehidupan yang mungkin tidak terbayang di benak kita.


Ada air mata di balik senyuman


Ada kasih sayang di balik setiap amarah


Ada PENGORBANAN di balik setiap ketidak pedulian


Ada harapan di balik setiap kesakitan


Ada kekecewaan di balik setiap derai tawa


Semoga kita semua bisa menjadi manusia dengan rasa toleransi yang semakin luas dan bersyukur dengan apa yang telah kita miliki dalam hidup ini. Ingatlah, kita bukannya satu-satu manusia dengan segudang masalah.


Tersenyumlah, karena senyum mampu membasuh setiap luka

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Jumat, 01/02/2019 - 09:32 WIB
Kamis, 07/02/2019 - 09:17 WIB
Jumat, 01/02/2019 - 09:33 WIB