Spanyol, Negara Paling Sehat di Dunia, Ini Pola Hidup Mereka yang Bisa Kita Tiru
Kamis, 28/02/2019 - 11:46 WIB
images-artikel/kecil/spanyol.jpg
Sumber: Berbagai sumber
 
 
Spanyol -

Sobat Souja, bagaimana menurut Anda, negara mana yang dianggap paling sehat di dunia? Ternyata, Spanyol ditetapkan sebagai negara tersehat di dunia, berdasarkan indeks Negara Tersehat versi Bloomberg. Peringkat tersebut dirilis Bloomberg, Minggu lalu dengan mempertimbangkan sejumlah faktor dari 169 negara di dunia. Beberapa faktor yang dinilai adalah angka harapan hidup, penggunaan tembakau, akses air bersih, dan rasio obesitas.

Faktor-faktor tersebut dipertimbangkan untuk menemukan negara tersehat di dunia. Hasilnya, Spanyol berada di urutan teratas. Negeri Matador memiliki nilai harapan hidup pada kelahiran tertinggi di antara negara-negara yang dinilai oleh Bloomberg. Beberapa negara yang masuk peringkat 10 besar, di antaranya Italia, Swis, Swedia, dan Norwegia. Di edisi sebelumnya yang dipublikasikan pada 2017, Italia berada di peringkat pertama dan Spanyol berada di peringkat keenam.

Diet Mediterania mengambil peran Orang-orang dari Spanyol dan Italia, dua negara tersehat di dunia 2019 ini, sering menerapkan pola makan Mediterania. Hal ini bisa jadi mengambil peran cukup besar terhadap peringkat mereka. Sebab, diet Mediterania adalah pola makan rendah gula tambahan dan tinggi lemak sehat. Pola makan ini sudah terbukti dapat membantu menurunkan berat badan, meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan risiko diabetes. Diet Mediterania bahkan dinobatkan sebagai diet terbaik di 2019 oleh US News & World Report. Sebuah studi yang dipublikasikan di The New England Journal of Medicine pada 2018 juga menemukan, diet-diet yang melibatkan extra-virgin oil dan kacang-kacangan bisa membantu mencegah penyakit jantung.

Dua unsur makanan tersebut adalah bahan pokok dari diet Mediterania. Makanan populer lainnya adalah menyertakan buah-buahan dan sayuran, bahkan anggur merah dalam jumlah moderat. Pola makan ini berbeda dengan pola makan lain seperti ketogenik atau paleo. Pada diet itu pelakunya sama-sama mengonsumsi protein dan lemak sebagai sumber utama. Mereka juga mengurangi asupan karbohidrat, namun dengan pendekatan yang tidak terlalu ketat. Pola makan sebetulnya bukan satu-satunya indikator yang membuat Spanyol menempati peringkat pertama. Sebab, ada banyak sekali faktor yang dipertimbangkan. Namun, faktor ini tentu saja berkontribusi untuk predikat tersebut. (Nabilla Tashandra)

Sumber : intisari.grid.id

 
 
Artikel Terkait:
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-