Teman Setiaku
Rabu, 23/03/2016 - 14:18 WIB
images-artikel/kecil/teman setiaku(1).jpg
Sumber: soulofjakarta.com
 
 
Jakarta -

 Seperti lagunya Ricky Kevin,Disiang panasku, kau menjadi tiang awanku
Digelap malamku, kau bintangku sinar hidupku. Ku menangis tertawa, ku terluka untukmu.


    *************************************************************************************


“Disiang panasku, kau menjadi tiang awanku. Digelap malamku, kau bintangku sinar hidupku....” aku melantunkan lagu Menangis Tertawa-Ricky Kevin. Meskipun aku tak menyanyikannya sampa habis karena diganggu orang satu ini, Sam.

 

“Woi jangan nyanyi doong mending suaranya bagus, cempreng gitu :p” ejek Sam sambil mengacak-acak rambut gue yang halus, lembut, bagus lagi.

 

"Please, jangan acak-acak rambut gue yang bagus ini,"ujarku dengan kesal. 


Sam yang sudah tahu jelas watak sahabatnya ini, hanya dapat menggelengkan kepalanya. “Memang rambut lo oke banget, Sel. Tapi.... sifat lo tuh nyebelin banget, sumpah deh gue nggak bohong!” ucap Sam bercanda. “Sam... lo tuh makin lama, makin nyebelin tahu!, teriakku keras.

 

“Please deh! Kalo ngomong tuh jangan keras-keras kuping gue belum budek.” Kata Sam padaku.

 

Namun tak aku perdulikan karena aku sedang asyik memakai headset, mendengarkan lagu Menangis Tertawa  dari mp3 di handphone ku.

 

Karena kesal, Sam menarik headset dari kupingku “woy... lo dengerin gue ngomong gak sih?” tanya sam.

 

“sorry...sorry.... Gue lagi asik dengerin mp3 nih, enak lagunya Sam” jelasku pada Sam yang sedikit kesal, namun Sam malah pergi meninggalkan ku

 

“ah males gue sama lo”.

 

“Sam!Sam! Tunggu doong. Uuuu sahabatku jangan ngambek dong” kata ku mengejar Sam. Sam yang melihat wajahku saat meminta maaf menjadi tertawa. Pasalnya ia tak pernah melihat wajahku yang ngaak karuan saat itu. Aku yang melihatnya tak marah lagi kepadaku menjadi tenang.


    ********************************************************************************


Di sekolah saat itu terdengar berita bahwa ada seorang cewe sedang mendekati Sam. Katanya sih, kemungkinanSam akan menerima cewe itu. Aku yang mendengarnya jadi kaget dan tak menyangka. Entah mengapa hatiku terasa sakit sekali mendengar berita itu.

 

“Sel, lo nggak cemburu sama si Melly” tanya Diana menggodaku.

 

“Sama Melly?? Emang kenapa gue harus cemburu sama cewe ganjen kaya dia. Issshh”.

 

“kan dia lagi deket sama Sam, sahabat lo itu?”

 

“Yee terserah dia dong, mau deket atau jadian sama siapa, gue gapapa. Tapi gue yakin Sam gak akan terima cewe kaya Melly.” Ucapku yakin.

 

Diana yang melihatku aneh menjadi bingung. “Loe lagi sakit Sel?” tanya Diana sambil memegang keningku. “apaan sih.. Lo kali yang sakit”.

 

Lalu tersenyum mengambang dari wajah Diana “iya lo memang lagi sakit, Sel. Sakit hati!” kata Diana sambil pergi meninggalkan ku.

 

“sakit hati? Yang bener aja dong, emang gue abis putus cinta apa sakit hati” kataku bicarasendiri.

 

    *******************************************************************************

Setelah berita itu beredar, aku merasa Sam menjauhi aku dan aku pun menghindar darinya. Aku menjadi sedih dan kesepian karena hal ini. Setiap kali aku mendengar lagu Ricky Kevin-Menangis Tertawa, aku sering menangis karena mengingat Sam.

 

“Sel, lo kenapa kok nangis?” tanya diana.

 

“Hah? Enggak gakpapa kali din, gue Cuma kelilipan nih perih.” Kataku sambil mengusap air mata.

 

“kok semenjak Sam dekat dengan melly lo jadi berubah ya, ada apa sih sebenarnya?”.

 

“gak papa din, gue lagi mau sendiri aja gituu” kataku. “Coba aja Sam gak nyuruh gue pura-pura begini” Gerutu Diana dalam hati.

 

“Sel, ada yang nyariin lo di taman” beritahu Diana. “siapa yang nyariin gue?” tanyaku penasaran. “gaktau deh, coba tuh lo samperin aja dulu” kata Diana sambil membaca komik.

 

Aku menuju taman sekolah yang asri dan sejuk itu. Aku mencari orang yang kata Diana mencariku, tiba-tiba dari belakang “Dooorr!” ternyata Sam. “Oh elo, kenapa nyariin gue?” tanyaku jutek.

 

“Lo kenapa sih sel, sejak ada berita gue deket sama Melly, sikap lo ke gue jadi berubah?” tanya Sam padaku.

 

“bukannya apa-apa Sam, gue Cuma gamau kita sedeket dulu aja, nanti Melly cemburu”.

 

“ohh jadi gara-gara itu.....”.

 

“Iya!” ucapku, lalu aku meninggalkan Sam di taman. Sejak itu, aku dan Sam jarang berteguran dengannya.

 

    *********************************************************************

 

Sudah 2 minggu aku tak bertegur sapa dengan Sam. Hari ini adalah hari ulang tahunku. Biasanya, setiap ulang tahuku, aku selalu merayakannya dengan Sam karena orangtuaku bekerja di luar negeri. Ulang tahunku kali ini, aku rayakan sendiri di rumah tanpa seorang yang menemaniku. Aku ajak Diana untuk merayakan ulang tahunku, tapi... katanya dia sedang sibuk jadi nggak bisa. Alhasil, tahun ini aku hanya berdiam diri di rumah aja deh. “kring...kring...” telepon di rumahku berbunyi, dengat cepat aku pun mengangkat telepon tersebut.

 

“Hallo”. “hallo sel! Gue sekarang di sekolahan nih! Gue liat Sam lagi berantem. Gue takut dia kenapa napa soalnya waktu gue nasihatin dianya malah marah-marah ke gue. Sel, Cuma lo yang bisa nasihatin dia!”  ternyata itu Diana yang panik, lalu memutuskan teleponnya. Aku yang ikutan panik langsung bergegas ke sekolah. Untung saja pakaianku saat itu nggak buruk-buruk amat. Aku menyetir mobil sedan biru milik ayahku dengan cepat. Sekitar 10 menit aku sampai di parkiran sekolah tercintaku, aku bergegas berlari ke dalam sekolah. Aku mencari Sam dan Diana kemana mana, sampai sampai semua kelas aku hampiri. Aula adalah tempat yang belum aku kunjungi saat itu, terakhir harapnku adalah Diana dan Sam berada di aula. Betapa terkejutnya aku saat memasuki aula sekolah. Terlihat banyak cahaya lilin itu, aku mendengar suara Sam di atas panggung aula itu.

 

“Sel, selamat ulang tahun gue ucapkan untuk lo” ucap Sam lembut. Aku yang mendengarnya terharu dan terkejut serta nggak nyangka. Lalu tak terasa air mataku menetes dari kedua pipiku. Aku mengahampiri Sam yang ada di atas panggung itu.

 

“Thanks Sam.” Ucapku terharu. “Sel, ada yang ingin gue kasih tau ke elo. Sebetulnya, selama ini gue nggak pernah pacaran dengan Melly. Karena.....karena gue menyukai seseorang” ucap Sam terbata-bata.

 

“Siapa yang lo suka Sam? Tanyaku agak kecewa.

 

“gue...takut kalau cewe itu akan nolak gue, Sel. Karena cewe itu adalah Lo? Sorry kalau ucapan gue ini membuat lo terkejut. Sorry juga selama ini gue ngejauhin lo karena kejutan ini.” Lanjut Sam.

 

“Lo jahat Sam. Lo jahat” ucapku tersedu-sedu. Sam memeluku dengan erat, dan tanpa aku sadari bila aku di dekat Sam, aku merasa tenang dan nyaman.

 

“Sam... sebetulnya saat lo ninggalin gue, gue baru sadar bahwa lo sangat penting dalam hidup gue. Gue baru sadar kalau gue menganggap lo lebih dari teman, Sam.” Ucapku dengan gugup. “Gue juga suka sama lo,Sam” lanjutku. Sam terlihat senang mendengar ucapanku langsung memelukku. Lalu dari arah luar terdengar tepuk tangan yang meriah. Terlihat diana dengan teman-teman sekelasku membawa kue tart beserta lilinnya.mereka menghampiriku dan Sam di atas panggung.

 

“Cepat tiup Sel. Tapi jangan lupa make a wish duluya” kata Diana.

 

Aku berdoa dalam hati agar hubunganku dengan Sam dapat berjalan lancar, agar aku dapat bersama dengan Sam sampai kapanpun. Lalu kami makan-makan bersama. Saat aku sedang berbincang-bincang dengan Sam, Melly menghampiriku “Selamat ulang tahun ya Sel. Sorry selama ini kalau lo jadi sebel sama gue. Kalau bukan gara-gara permohonan Sam, gue juga gak akan ngebohongin lo ko” beritahu Melly dengan senyum manisnya.

 

“Thanks mel. Gara-gara itu gue jadi mengerti betapa pentingnya Sam dalam hidup gue.” Ucapku dengan bahagia dan tersenyum manis.

 

Tiba-tiba terdengar suara alunan gitar “Disiang panasku, kau menjadi tiang awanku. Digelap malamku, kau bintangku sinar hidupku~ Jantung hatiku, kau tak kan kulepaskan. Bunga cintaku, kau cintaku cinta hidupku. Dengarlah dengar, belahan hatiku. Hembusan cinta, memanggil namamu. Coba rasakan panah asmaraku, masuki hatimu cinta~. Ku menangis tertawa, ku terluka untukmu , Kau belahan jiwaku. Ku menangis tertawa ku terluka untukmu , Kau cinta sejatiku. Kau belahan jiwaku, kau cinta terakhirku” ternyata itu suara Sam, dia menyanyikan lagu kesukaanku. “ini lagu aku kesukaan kamu Sel, aku nyanyikan sekarang special untuk kamu, Wahai belahan jiwaku” ucap Sam dengan romantis di depan semua orang disitu.

 

Ulang tahunku itu nggak akan pernah terlupakan dalam hidupku dan sampai sekarang pun, hubunganku dan Sam masih berlanjut. Terntara benar loh kata orang, dari teman bisa jadi pacar. Perkataan itu pun terjadi kepada diriku dan Sam. Aku pun akan menjaga hubungan ini sampai kapanpun. Teman terbaikku, orang yang kucintai.

 

Menangis Tertawa untukku adalah waktu dimana aku bisa menyadari bahwa orang yang aku sayangi selalu ada untukku disetiap saat. Dan kadang kita tidak menyadari bahwa orang di dekat kita adalah bahagia kita. 

 

 

 

********************************THE END*********************************

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-