Tips Negosiasi ‘Berapa Gaji yang Harus Saya Minta’
Jumat, 02/01/2015 - 18:20 WIB
images-artikel/kecil/negosiasi-gaji.jpg
Sumber: careerprofiles.info
 
 
Jakarta -

Mendapat kesempatan wawancara kerja merupakan hal yang luar biasa menyenangkan. Namun dari seluruh proses wawancara yang dijalani, ada satu hal yang sepertinya membuat sobat dan para pelamar lainnya merasa kikuk dan tak nyaman membicarakannya; masalah gaji !

Banyak pewawancara menanyakan ‘berapa gaji yang Anda harapkan dari posisi ini’ saat melakukan interview. Disinilah banyak orang merasa kerepotan dan bingung harus menjawab berapa. Tentunya tiap orang memiliki ekspektasi gaji yang diinginkan, namun banyak hal yang harus diperhatikan untuk menyebut angka ‘gaji yag diinginkan’. Hal ini juga menimbulkan dilema bagi sobat yang diwawancara; jika terlalu rendah takutnya disangka tidak menghargai kemampuan diri, jika terlalu tinggi takut ditolak oleh perusahaan dan macam-macam kekhawatiran lainnya.

Lalu bagaimana cara bernegosiasi mengenai gaji?

Saat ini, negosiasi mengenai gaji tidak lagi dipandang tabu oleh sebagian besar perusahaan, namun sobat diharapkan telah mengumpulkan informasi dulu agar dapat bernegosiasi dengan baik. Hal ini karena bagi sebagian besar kasus, gaji sangat berpengaruh jika dilihat dari industri, pengalaman kerja, UMP yang berlaku, dan sebagainya. 

Nah, jika sobat punya jadwal interview dalam waktu dekat, ada baiknya mempersiapkan diri dengan jawaban jika ada pertanyaan mengenai gaji. Berikut tipsnya. Semoga bermanfaat!

1. Lakukan survei
Lakukan survey kecil-kecilan untuk mengetahui standar gaji bagi pekerjaan sejenis. Sobat bisa mencari lewat internet, atau bertanya kepada teman dan juga kenalan. Atau paling tidak gunakan hitung-hitungan standar dan ukur kemampuan diri untuk mendapatkan nilai wajar gaji jika ditanyakan. Hal ini bisa menjadi semacam perbandingan yang bisa sobat gunakan untuk menentukan gaji yang wajar.

2. Tentukan BATNA
BATNA atau Best Alternative to a Negotiated Agreement adalah batasan yang sobat tetapkan sendiri jika negosiasi gaji terjadi. Caranya adalah dengan mempertimbangkan gaji terdahulu (jika ada), pengalaman kerja dan kemampuan profesional. Tak perlu berlebihan, sobat bisa membuatnya 0-10% dari gaji yang sekarang. Namun seandainya gaji merupakan poin penting bagi sobat, maka boleh dipertimbangkan 10-30% dari gaji yang sekarang. 

3. Katakan dengan tepat
Ketika pertanyaan tentang gaji ditanyakan, sebenarnya bukan hanya angka yang harus disebutkan, namun juga bagaimana sobat membungkus permintaan dengan kata-kata yang tepat. Misalnya, “Saya akan sangat senang apabila memperoleh gaji Rp…, tapi Bapak/Ibu tentu sudah melihat CV saya dan mempunyai gambaran sendiri mengenai nilai yang bisa saya kontribusikan ke perusahaan ini, dan tentunya Bapak/Ibu yang tahu bagaimana kemampuan dan harapan saya bisa cocok dengan standar perusahaan ini, jadi saya akan sangat senang apabila bisa mendengar juga dari Bapak/Ibu, kira-kira berapa yang ditawarkan kepada saya.”

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Jumat, 01/06/2018 - 04:32 WIB
Minggu, 03/06/2018 - 11:49 WIB
Jumat, 08/06/2018 - 23:04 WIB