Wanita Ini Berubah Jenius Setelah Alami Cedera Otak
Selasa, 19/05/2015 - 13:07 WIB
 
 
Jakarta -

Leigh Erceg, 47 tahun, dikenal sebagai penyuka olahraga, khususnya NASCAR. Lulusan sekolah pendidikan jasmani ini juga bekerja di peternakan terpencil di Maybell, Colorado, Amerika Serikat. Pada 2009, Erceg menderita cedera otak dan tulang belakang. Dia jatuh ke ngarai ketika sedang memberi makan ayam di peternakan tempat dia bekerja. Sejak saat itu ada yang berubah pada diri Erceg. Dia menjadi seniman dan penyair. Wanita yang sebelumnya tidak tertarik kepada matematika ini menjadi sangat menikmati menghabiskan waktu menyelesaikan persamaan matematika.


Erceg tidak ingat tentang kehidupannya sebelum mengalami cedera otak, misalnya masa kecil. Dia bahkan tidak mengenali ibunya sendiri. "Saya tidak tahu jatuhnya seperti apa, tapi itu pasti cukup dramatis. Saya ingat seorang polisi berkata, 'Leigh tetaplah bernapas'," katanya seperti dilansir ABC News akhir pekan lalu.

Leigh Erceg
sumber: abcnews.com 


Dr Berit Brogaard, ahli saraf dari University of Miami, mempelajari kondisi Erceg. Menurut dia, Erceg terkena sindrom cendekiawan (savant syndrome), yaitu peningkatan kecerdasan kognitif luar biasa dalam bidang seni dan matematika.
 

Rumah Erceg kini penuh dengan persamaan matematika dan sketsa seni. Dia biasa menggambar sambil mendengarkan musik lewat headphone. "Sketsa saya penuh dengan sirkulasi segitiga dan garis linear." Dia pun menulis syair.
 

Namun Erceg juga didiagnosis mengalami synesthesia atau percampuran indera--situasi ketika orang bisa melihat suara dan mendengar warna sebagai rangkaian angka dan huruf. "Yang saya tahu, Leigh adalah satu-satunya wanita di dunia yang terkena savant syndromedan synesthesia setelah mengalami cedera otak," ujarnya.
 
Leigh Erceg
sumber: abcnews.com 
 
Dokter sempat tak yakin bahwa Erceg bisa berjalan lagi seusai insiden itu. Sahabat Erceg, Amber Anastasio, membantunya menjelaskan kondisi kehidupannya sebelum cedera. Secara emosional, Erceg menjadi datar. Dia mesti belajar senyum dan tertawa dalam sosialisasi.
 

Erceg menjalani tes di University of Miami. Setelah itu, dia mulai mengerti gambar yang dia buat dan bagaimana membuatnya. Brogaard menjelaskan, jika orang diminta menggambar rumah ataupun mobil, biasanya mereka akan mulai dengan rangka rumah atau mobil itu. "Jika Erceg yang diminta menggambar, dia akan mulai dengan detail seperti bagian jendela, pintu, atau roda," kata Brogaard.

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Jumat, 01/02/2019 - 09:32 WIB
Kamis, 07/02/2019 - 09:17 WIB
Jumat, 01/02/2019 - 09:33 WIB