Yuk Melihat Suku Nenet Yang Berada Di Ujung Bumi
Kamis, 10/08/2017 - 09:28 WIB
images-artikel/kecil/orang siberia yang cantik (6).jpg
Sumber: laicikang.com
 
 
Rusia -

Halo Sobat Travel Souja, Nenet adalah suku nomaden yang hidup terpencil di daratan utara bumi. Suku ini mendiami wilayah bersalju di Okrug Otonom Yamalo-Nenets yang menjadi bagian provinsi Siberia, Rusia. Kehidupan mereka termasuk berat, tetapi juga terjaga keaslian budayanya.


Yamalo-Nenets secara harfiah berarti 'ujung dunia'. Frase ini tepat untuk menggambarkan wilayah yang ditempati suku Nenet. Tundra yang menjadi 'daerah kekuasaan' mereka hanya berselimut es sejauh mata memandang. Tak ada tanda-tanda peradaban manusia seperti pedesaan atau bahkan bangunan. Suhu udara bisa turun mencapai -50 derajat Celcius.


Suku Nenet sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Saat ini ada sekitar 10.000 keturunan suku tersebut yang masih mendiami Siberia. Mereka masih melestarikan tradisi purba hidup berpindah-pindah. Beternak merupakan mata pencaharian utama, terutama beternak rusa. Hewan ini merupakan satwa paling penting dalam kehidupan suku Nenet.


Mereka masih melestarikan tradisi pruba hidup berpindah-pindah. Beternak merupakan mata pencaharian utama, terutama beternak rusa. Hewan ini merupakan satwa paling penting dalam kehidupan suku Nenet.


Mereka tinggal di tenda yang terbuat dari kulit rusa, memakai pakaian hangat dari kulitnya, dan menyantap dagingnya yang masih mentah untuk memenuhi kebutuhan kalori. Daging yang tidak termakan dijual kepada para pedagang di daerah pemukiman terdekat. Sementara satu atau dua ekor mereka korbankan dalam ritual persembahan untuk para dewa. Tak heran jika suku Nenet mengikuti ke mana hewan peliharaan mereka itu pergi.


Setiap tahun suku Nenet mengembara hingga 1.000 mil untuk mengikuti pola migrasi alami rusa. Mereka menggunakan kereta kayu yang dibuat sendiri. Keterampilan membuat kereta luncur harus dipelajari sejak dini. Sebenarnya anggota suku Nenet memang sudah diajarkan untuk hidup mandiri sejak masih anak-anak. Dengan begitu kelak mereka bisa bertahan hidup menjadi pengembara.


Jelas hidup mereka masih jauh lebih tradisional daripada masyarakat perkotaan. Jauh dari peradaban manusia dan perkembangan teknologi. Namun tampaknya memang kehidupan sederhana seperti inilah yang menjadi tujuan suku Nenet. 

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Jumat, 01/08/2014 - 00:09 WIB
Jumat, 29/08/2014 - 08:57 WIB
Sabtu, 16/08/2014 - 10:15 WIB
Rabu, 13/08/2014 - 09:13 WIB
Minggu, 03/08/2014 - 13:18 WIB
Jumat, 08/08/2014 - 10:53 WIB