3 Tanda Menu Sahur Anda Kurang Nutrisi

  • Selasa, 04/05/2021 - 13:48 WIB
Hai, Sobat Souja! Bagaimana puasa Anda hari ini? Jika Anda mengalami beberapa tanda berikut, artinya Anda kekurangan nutrisi saat sahur.

Menu sahur yang baik adalah menu yang penuh gizi. Dengan makanan gizi seimbang, seseorang akan bisa menjalankan ibadah puasa seharian dengan bugar.

Head of Medical Research Nakedpress, Benny Parulian membagikan beberapa tanda jika menu sahur Anda kurang nutrisi.

1. Merasa lapar seharian
 
d 
Sumber: Klik Dokter 
 
Menu sahur yang tepat tidak akan membuat Anda lapar seharian. Karena tubuh sudah cukup memperoleh asupan nutrisi, perut tidak akan memberikan sinyal lapar.

"Lapar di jam 3 atau 4 sore itu wajar. Kalau rasa lapar muncul di jam 12 siang bahkan jam 7 pagi, nah, itu ada masalah kekurangan nutrisi pas sahur," jelas Benny.

2. Sering mengantuk
 
d 
Sumber: Klik Dokter 

Benny berkata jika merasa tiba-tiba mengantuk seharian, berarti ada yang salah dengan menu sahur Anda. Rasa kantuk biasanya disertai rasa lemas atau badan kurang segar.

Mengutip dari laman Halodoc, rasa lemas dan kantuk bisa timbul jika sahur terlalu banyak asupan karbohidrat dan terlalu banyak minum air.

Sebaiknya konsumsi karbohidrat secukupnya dan pilih jenis karbohidrat kompleks seperti kentang, nasi merah, atau oatmeal. Jenis karbohidrat ini lebih lama dicerna tubuh sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama.

3. Kalap saat berbuka puasa
 
d 
Sumber: Detik Health 

Saat puasa sudah tepat secara nutrisi, Anda tidak akan kalap saat berbuka. Berbuka umumnya dengan takjil yang memiliki porsi kecil dan rasanya manis.

"Paling terlihat memang setelah seharian berpuasa, pas mau berbuka, kita lihat makanan, bisa mengendalikan enggak? Kalau makan, makan, makan terus begah, tidak terkendali, itu pun puasanya belum bagus," ujarnya.

Apakah kamu mengalami hal-hal di atas?

Sumber: CNN Indonesia

About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.