Kisah Inspiratif: Uang yang Hilang

  • Minggu, 06/05/2018 - 08:25 WIB
 
Alkisah seorang anak kecil berumur 5 tahun kehilangan uang sebesar 10.000 rupiah sehingga ia menangis tersedu di depan rumah. Melihat ponakannya menangis pamannya segera menghampiri dan menanyakan kepada anak itu,


"Kenapa, apa yang terjadi?" kata paman 


"Uangku hilang paman" kata anak kecil itu.


"Memangnya berapa yang hilang?" kata paman.


"10 ribu paman," sambil menangis lebih keras.


"Ya sudah jangan nangis lagi, ini paman kasih uang 10 ribu"


Melihat pamannya memberikan uang 10 ribu bukannya berhenti, anak itu malah tambah keras nangis.


"heyy, kok malah tambah keras nangisnya" kata paman.


"Kalau uangku tidak hilang pasti jadi Rp 20.000" katanya sambil terus meronta. 


Kemudian tak berapa lama ayahnya datang dan kemudian berkata.


"Kenapa kamu nangis?"
 

"Uangku ilang 10 ribu yah! Ini tadi paman ngasih, coba kalo uang saya ga ilang jadi 20 ribu"


"Ya sudah ini ayah ganti yang lebih gede 20 ribu"


Tapi ia malah tambah kencang menangis. Sang ayah keheranan. 


"Kenapa masih nangis?"


"Harusnya uang saya jadi Rp 40.000"


"Yaaah kalo begitu mah kamu gak bakalan berhenti nangis dikasih berapa pun juga" kata ayahnya.


Sobat Souja, 


Bocah kecil itu telah memberikan sebuah pelajaran bagi kita semua tentang sifat tamak yang manusia miliki. Kadang kita merasa hidup ini serba kekurangan walaupun sebenarnya kita sudah mempunyai segala hal. Kenapa? Karena kita Selalu Melihat yang Tidak Ada. Kita tidak melihat yang ada di depan mata. Jika begitu tidak akan berbeda seperti bocah yang berumur 5 tahun di atas. Dia tidak akan berhenti menangis karena selalu melihat sesuatu yang tidak ada walaupun sebenarnya ia sudah memiliki uang lebih daripada uang yang ilang.


Sumber: http://blogsangpemenang.blogspot.co.id

About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.