Beginilah Untung dan Ruginya Jika Kamu Bekerja Shift

  • Senin, 19/10/2015 - 17:43 WIB
 
Pastinya tak ada yang bisa menolak pekerjaan yang sudah ditugaskan oleh perusahaan. Termasuk jika itu mengharuskan kamu bekerja secara shift atau bergantian waktu kerja.
 
 
 

Di saat teman-teman kamu yang lain merasa senang saat weekend datang dan merencanakan pesta akhir pekan,kamu malah harus duduk di kantor dengan setumpuk pekerjaan. Bekerja shift, apalagi shift malam akan membuat hidup kamu berada di zona yang berbeda dengan teman-teman. Ini untung ruginya.

 

 

Bertemu dengan teman di tanggal merah

Terkadang pekerjaan mengharuskan kamu mengambil shift di akhir pekan. Jika sudah begini, maka satu-satunya waktu kosong untuk hang out bareng teman adalah di tanggal merah.

 

 

Kamu tidak ikut bahagia saat Jumat tiba

Terutama jika kamu kebagian shift masuk di akhir pekan, Jumat atau Senin terasa tidak ada bedanya.

 

 

Pola makan buruk

Shift malam akan terasa menyengsarakan tanpa kudapan. Hal ini memaksa kamu makan di jam-jam berbahaya dengan menu yang tidak sehat pula.

 

 

Bisa tidur di mana saja

Tidur di kasur merupakan barang mewah. Setiap kali punya kesempatan, kamu bisa langsung memejamkan mata di kereta, bis, taksi, atau di manapun.

 

 

Keluarga sudah terbiasa

Lembur atau shift membuat keluarga tidak peduli lagi pukul berapa kamu pulang. Daripada diganggu di tengah malam, mereka lebih memilih meninggalkan makanan di meja atau membekali kamu kunci cadangan.

 

 

Orang lain tidak mengerti kesulitan kamu

Hanya karena kamu berangkat ke kantor jam dua siang, bukan berarti hidup kamu sangat santai. Semakin siang, semakin larut kamu pulang.

 

 

Pola tidur kacau

Saat orang lain tidur, kamu bekerja. Saat kamu tidur, orang lain beraktivitas. Akibatnya, tidur kamu tidak berkualitas karena menyalahi jam biologis. Demikian dilansir dari Idiva, Selasa (13/10/2015).


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.