Kisah Inspiratif: Sang Penakluk Mount Everest

  • Senin, 14/12/2015 - 15:35 WIB
 
Sir Edmund Hillary adalah yang pertama mencapai puncak Everest, puncak tertinggi di dunia di wilayah pegunungan Himalaya bersama Sherpa Tenzing Norgay. Tokoh yang melegenda dan menjadi panutan bagi pendaki profesional sedunia sampai sekarang, mencetuskan ide tentang sebuah keberanian dan pantang menyerah. Keberanian yang tak hanya bermodalkan nekad semata, tetapi melewati berbagai tantangan dan pemikiran yang baik, hingga Everest pun bisa terlalui dengan baik pula. Yang menjadi hikmahnya dan layak di tiru adalah kekuatan dalam berkawan yang di gambarkan dengan sherpa yang mendampinginya, Tenzing Norgay.


Setelah Sir Edmund Hillary bersama Tenzing Norgay (pemandusherpa) kembali dari puncak Mount Everest, hampir semua reporter dunia berebut mewawancarai Sir Edmund Hillary, dan hanya ada satu reporter yang mewawancarai Tenzing Norgay, berikut cuplikannya:


Reporter : "Bagaimana perasaan Anda dengan keberhasilan menaklukkan puncak gunung tertinggi di dunia?"



Tenzing Norgay : "Sangat senang sekali"


Reporter : "Anda kan seorang Sherpa (pemandu) bagi Edmund Hillary, tentunya posisi Anda berada di depan dia, bukankah seharusnya Anda yang menjadi orang pertama yang menjejakkan kaki di puncak Mount Everest?"


Tenzing Norgay : "Ya, benar sekali. Pada saat tinggal satu langkah mencapai puncak, saya persilakan dia (Edmund Hillary) untuk menjejakkan kakinya dan menjadi orang pertama di dunia yang berhasil menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi di dunia".


Reporter : "Mengapa Anda lakukan itu?"


Tenzing Norgay :
"Karena itulah IMPIAN Edmund Hillary, bukan impian saya. Impian saya hanyalah berhasil membantu dan mengantarkan dia meraih IMPIAN-nya".


Sobat Souja,


Di sekitar kita, banyak sekali orang seperti Sir Edmund Hillary dan Tenzing Norgay. Pepatah mengatakan,


"Bila Anda hendak jadi pahlawan, harus ada yang bertepuk tangan di inggir jalan".



Di dunia ini, tidak semua manusia berkeinginan dan memiliki impian seperti Sir Edmund Hillary, menjadi pahlawan. Mereka ini cukup berbahagia dengan memberikan pelayanan dengan membantu orang lain mencapai impiannya . Mereka merasa cukup menjadi orang-orang yang bertepuk tangan saja di pinggir jalan. Sudahkah kamu menghargai, menghormati dan mengangkat orang-orang seperti Tenzing Norgay dalam tim kamu? Luar biasa!!!

About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.