Jutaan Sampah Antariksa Ancam Satelit Luar Angkasa

  • Selasa, 29/12/2015 - 10:22 WIB
 

NASA telah menemukan jutaan sampah luar angkasa dengan berbagai bentuk dan ukuran mulai dari yang sekecil batu hingga yang lebih besar. Dalam sebuah video berdurasi satu menit, kamu dapat mengamati bagaimana perkembangan sampah antariksa sejak 1950-an hingga saat ini.

 

Dilansir dari The Weather Network, Senin (28/12/2015), sekira 1,5 juta sampah antariksa mengorbit Bumi dengan kecepatan 27.000 km/jam. Kecepatan tersebut cukup untuk merusak sebuah pesawat luar angkasa atau satelit.

 

Serpihan luar angkasa ini merupakan sampah dari kendaraan luar angkasa yang terdampar dari misi yang dilancarkan penduduk Bumi. Satelit pertama diluncurkan dari Bumi sejak 1957 dan puing-puing terus meningkat jumlahnya dan menjadi masalah utama bagi agensi antariksa seperti NASA dan perusahaan komunikasi.

 

"Risiko terbesar untuk misi ruang angkasa berasal dari puing-puing tak terlacak," kata Nicholas Johnson, kepala ilmuwan untuk puing-puing orbital NASA.

 

Lebih dari 2.000 potong sampah ditambahkan dalam kekacauan di dalam orbit Bumi pada Februari 2009 ketika sebuah satelit Rusia mati menabrak dan menghancurkan fungsi satelit komersial AS, menurut NASA. Baru-baru ini, Stasiun Luar Angkasa Internasional terpaksa mengubah orbitnya sedikit untuk mencegah tabrakan dengan sepotong puing.


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.