Pertunjukan Salya Wiratama Reborn

  • Senin, 07/08/2017 - 10:43 WIB
Mengulang sukses Karya Anak Panggung Salya Wiratama yang dipentaskan oleh generasi Bharata ke 5 dan 6 pada tahun 2012, maka Karya Panggung Salya Wiratama dipentaskan kembali dengan seluruah pemainnya adalah generasi Wayang Orang Bharata ke 7 dan ke 8. Kata Reborn yang disematkan di belakang judul lakon ini mengandung arti “dipentaskan kembali”. Ya, dipentaskan kembali oleh generasi penerus Bharata, regenerasi dari angkatan–angkatan terdahulu yang kini sudah semakin senja usianya. Adalah suatu kebanggaan mempergelarkan wayang orang dengan seluruh pemainnya adalah generasi muda penerus bharata dan kelahiran Jakarta asli yang setiap harinya berkomunikasi dengan Bahasa gaul : lo – gue namun mampu menjadi pemain wayang orang dengan kemampuan yang bagus dengan tembang, dialog dan tarian.

Sinopsis
Dalam pengembaraannya mencari Ilmu, Narasoma, putra mahkota Kerajaan Mandaraka, bertemu dengan Begawan Bagaspati, seorang resi berwujud raksasa. Dari sang begawan, Narasoma tak hanya memperoleh pendamping hidup, yakni Dewi Pujowati, tetapi juga kesaktian Aji Candabirawa yang dapat memunculkan raksasa demi raksasa dari tetesan darahnya. Bangga dengan ilmunya, Narasoma menjadi pongah, hingga akhirnya terpaksa bertekuk lutut ditangan Raden Pandu dalam sayembara memperebutkan Dewi Kunti. Layaknya ksatria sejati, Narasoma mengakui kehebatan Raden Pandu, bahkan menyerahkan adiknya Dewi Madrim untuk diperistri sang pangeran dari Hastinapura itu yang kelak menurunkan para Pandawa.

Narasoma kemudian naik tahta dengan gelar Prabu Salyapati. Kesaktiannya membuat ia dihormati sebagai sesepuh Kurawa yang menguasai Hastinapura. Meski demikian, hati Prabu Salya tetap memihak para Pandawa, terutama kedua keponakannya yaitu Nakula dan Sadewa, buah pernikahan Raden Pandu dan Dewi Madrim. Sepeninggal kedua orangtua mereka, ksatria kembar ini dibesarkan oleh Dewi Kunti layaknya putra kandung sendiri. Peperangan batin antara kesetiaan terhadap Negara Hastinapura yang dikuasai Kurawa dan kecintaannya kepada para putra Pandu berujung dalam perang Bharatayudha. Dalam pertempuran dahsyat di medan Kurusetra, Salya sang wiratama-panglima unggulan gagah berani, akhirnya gugur demi kejayaan Pandawa.
 
 
  

Salya Wiratama (REBORN)
Tanggal : 7 September 2017 s/d 8 September 2017
Lokasi : Gedung Kesenian Jakarta, Pasar Baru, Jakarta


More info:
M. Yunus : 0856 1211 842


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.