Python for Data Analytics: How and Why?

  • Kamis, 21/03/2019 - 09:16 WIB
Sobat Souja saat ini sedang berlajar atau bergiat di bidang IT? Nah, sudahkah kamu memikirkan rencana kariermu di masa depan? Seiring dengan makin banyaknya perusahaan yang menyadari data sebagai inti dalam bisnis, berkarier sebagai data scientist semakin menjanjikan beberapa tahun terakhir. Harvard Business Review (HBR) menobatkan data scientist sebagai pekerjaan terseksi di abad 21. Di sisi lain, menurut laporan McKinsey Global Institute, SDM data scientist di seluruh dunia cukup langka, sementara makin banyak industri yang membutuhkan kandidat terbaik untuk mengisi posisi ini.

Potensi karier data scientist di Indonesia
Terbatasnya SDM data scientist juga terjadi di Indonesia. Menurut Head of Data Grab, Ainun Najib, salah satu penyebab kondisi ini adalah sistem edukasi yang kurang matang. Akibatnya, mereka yang ingin menekuni bidang ini seringkali harus belajar di luar pendidikan formal. Sampai di sini, apakah kamu sudah mulai melirik peluang di ranah data science? Menurut Head of Data Science at Royal Mail, Ben Dias, ada beberapa hal yang harus dikuasai oleh seorang data scientist junior, salah satunya adalah bahasa pemrograman Python.

Lalu, mengapa bahasa yang diciptakan Guido van Rossum ini dianggap sangat penting untuk data scientist, sementara ada ratusan bahasa pemrograman lainnya? Inilah beberapa alasannya:
 
Ramah bagi pemula
Membangun tool analisis yang lebih baik
Populer dan digunakan oleh banyak perusahaan teknologi kelas dunia
Memiliki basis komunitas yang cukup besar

Tertarik dengan karier data scientist? Jangan lewatkan event ini! Bagaimana para praktisi di Indonesia menerapkan Python untuk menganalisis data? Seperti apa contoh kasus nyata terkait implementasi bahasa pemrograman ini? Jangan khawatir, karena Tech in Asia Indonesia akan segera menggelar DevTalk dengan topik Python for Data Analytics: How and Why? khusus bagi kamu yang tertarik pada bidang data analytics. Di event ini, kamu dapat bertemu langsung dengan praktisi yang sehari-harinya bergiat sebagai data scientist. Dua praktisi ini juga akan membagikan insight dan pengalaman mereka selama berkutat dengan data, diantaranya sebagai berikut:

1. Data Scientist Supervisor, Bhinneka.com, Muhammad Mirza Fahmi
Mirza Fahmi mengawali kariernya sebagai data science specialist di sebuah perusahaan IT security di Yogyakarta. Lulusan magister Sains Komputasi Institut Teknologi Bandung ini memiliki ketertarikan terhadap statistik terapan, machine learning, deep learning, dan natural language processing.

2. Full Stack Javascript Developer Instructor, Hacktiv8, Muhammad Ramadiansyah
Muhammad Ramadiansyah merupakan salah satu instruktur javascript developer di Hacktiv8 Indonesia. Alumnus Teknik Elektro Universitas Indonesia dengan spesialisasi control system engineering ini memiliki ketertarikan pada pemrograman komputer dan AI. 

Acara ini diselenggarakan secara gratis. Namun, karena jumlah peserta yang dapat mengikuti acara ini terbatas, kamu harus mendaftarkan dirimu lewat tautan: https://www.eventbrite.com/e/devtalk-tangerang-python-for-data-analytics-how-and-why-tickets-58050258887?aff=ebdssbdestsearch


Devtalk Tangerang dengan bangga mempersembahkan
Python for Data Analytics: How and Why?
21 Maret 2019, mulai pukul 09.00 - 12.00 WIB
@ Teater lantai 2 Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarf Hidayatullah
 





About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.