Senjanada - Eliminasi 100 Besar Nusantara Virtual Band Competition

  • Minggu, 29/11/2020 - 02:03 WIB
Senjanada merupakan grup musik asal Makassar yang digawangi oleh Misywar S.P. (vocalist), P. Chandra (guitarist), M. Taufan H.M. (bassist), Richsan Ramadhany (drummer). Terbentuk sejak tahun 2015, grup musik ini mengusung aliran pop-folk, dreampop, dan ambient. Hingga saat ini, Senjanada sudah merilis 5 buah lagu, 3 diantaranya dirilis tahun 2018 dalam bentuk EP yang bertajuk “PULANG”, masing-masing berjudul Desa (Pulanglah), Tanah Rantau, dan Tempat untuk Kembali. Dua lagu lainnya dirilis bersamaan pada awal tahun 2020, berjudul Hutanku (ft. Natinson) dan Taman Bermain. Saat ini, Senjanada sedang menyelesaikan penggarapan album mereka. Tema yang diangkat di lagu-lagu Senjanada adalah keluarga, rumah, dan kenangannya.

SEJARAH
Midnight Brownies – Bergabungnya Chiwa

Pada awalnya, Senjanada merupakan side-project Chandra alias Joker, gitaris dari Dheandra Band, salah satu band pop yang cukup terkenal di Makassar. Proyek tersebut merupakan proyek musikalisasi puisi berbahasa inggris dan awalnya bernama Midnight Brownies. Saat itu, Joker sangat tertarik dengan band asal Islandia, Sigur Ros dan nuansa band tersebut yang ia coba untuk masukan dalam Midnight Brownies. Sejak 2015-2016, Joker sudah menghasilkan 8 buah puisi yang siap untuk dimusikalisasi, tetapi yang masuk dapur rekaman hanya puisi yang berjudul Story of Night.

Pada pertengahan 2016, Joker berkenalan dengan Misywar alias Chiwa yang bergabung di Dheandra Band sebagai bassist.  Selama bermain di Dheandra, Joker belakangan tahu bahwa Chiwa pernah mengikuti ajang Akademi Fantasi Indosiar (AFI) 2013 kembali teringat akan proyek Midnight Brownies. Akhirnya, mereka memutuskan untuk kembali menggarap proyek tersebut.

Midnight Brownies dianggap nama yang sulit untuk diingat. Maka mereka memutuskan untuk mengganti nama tersebut. Senjanada dipilih sebagai identitas baru dari Midnight Brownies. Nama tersebut spontan terucap saat beberapa personil Dheandra sedang nongkrong di salah satu café di pinggir pantai Palu (kebetulan saat itu, Dheandra sedang tur promo album). ‘Senja’ karena saat itu langit senja sedang indah-indahnya, ‘Nada’ dipilih sebagai istilah musik yang cocok rimanya dengan kata senja. Dengan bergantinya nama Midnight Brownies menjadi Senjanada, maka konsep musik pun disesuaikan dengan karakter vokal Chiwa yang rock tanpa banyak mengubah genre awal Senjanada.

Dari Panggung ke Panggung dan Personil Tambahan

Panggung pertama Senjanada adalah saat event ‘Beautiful Malino 2017’ dengan formasi Chiwa pada vokal dan Joker pada gitar. Senjanada tampil sebagai band pembuka untuk Kotak yang juga tampil di acara tersebut. Hal ini juga terjadi secara kebetulan, karena seharusnya tidak ada Senjanada dalam rundown acara tersebut. Namun karena pengisi acara yang seharusnya tampil berhalangan, maka salah satu panitia berinisiatif meminta Senjanada yang kebetulan ada di lokasi untuk tampil.

Seiring berjalannya waktu, additional player Dheandra, Richsan Ramadhany alias Iccank yang mengisi posisi drummer ikut bergabung dengan Senjanada. Iccank Juga memperkenalkan Taufan (ex-Caramel Band) yang akan mengisi posisi bassist pada awal tahun 2018. Formasi tersebut diperkuat oleh Adi Asri Hasan alias Bondan sebagai pemain biola. Dan untuk pertama kalinya, formasi berlima Senjanada tampil pada event ‘Rock in Celebes 2018’. Penampilan Senjanada di Rock in Celebes tersebut kurang mulus. Pasalnya, saat akan memulai lagu pertama, ada kesalahan teknis yang menyebabkan floor monitor tidak berbunyi. Akibatnya, personil tidak dapat mendengar instrumen di atas panggung. Penampilan kami tertunda 30 menit, sampai diteriaki oleh panitia untuk turun saja. Tentu kami sakit hati karena kesalahan tersebut bukan berasal dari kami. Stage manager pun menyuruh kami untuk membawakan 3 buah lagu saja. Kami pun tampil dengan kualitas sound yang apa adanya.

Setelah kejadian tersebut, Senjanada mencoba meningkatkan performa di atas panggung dan lebih berhati-hati dengan apapun yang akan terjadi saat tampil. Dari panggung ke panggung telah dilewati dengan berbagai macam masalah. Adapun event-event yang pernah diikuti oleh Senjanada, antara lain Sublime 2019, Makassar Record Store Day 2019, Beautiful Malino 2019, FestivaLAnd 2019, Road to Soundrenaline 2019, Makassar International Eight Festival & Forum 2019, dan berbagai event lainnya.

EP ‘PULANG’ & Senjanada Berempat

Pada pertengahan tahun 2019, Senjanada menggarap lagu berjudul ‘Desa’ sebagai langkah awal pembuatan album. Dan secara kebetulan, Andi Syahwal Mattuju, seorang produser yang sebelumnya pernah bekerja sama dengan Dheandra Band, sedang membuat film yang berjudul ‘Pulanglah’. Dia tertarik dengan lagu yang Senjanada buat dan menawarkan agar lagu tersebut menjadi soundtrack untuk filmnya. Setelah kerjasama tersebut, Senjanada sadar bahwa tema desa dan pulang sangat cocok untuk album mereka. Maka mereka pun menggarap lagu-lagu yang lainnya. Saat event Record Store Day Indonesia 2019, Senjanada bersepakat untuk mengeluarkan EP ‘PULANG’ yang berisi 3 buah lagu. Selain mengirim ke Jakarta, Senjanada mengirim EP tersebut ke Record Store Day Bali, Palu, Pontianak, dan tentu saja Makassar sebagai bentuk perkenalan Senjanada di industri musik indie Indonesia.

Saat penggarapan EP, Bondan harus meninggalkan Kota Makassar karena lolos diterima sebagai guru kesenian di Kabupaten Sidrap. Dan hingga kini, formasi Senjanada tinggal berempat. Saat ini, Senjanada tengah menggarap album dan masih akan merekam beberapa lagu lagi dengan tema kehidupan dan kerinduan akan suasana masa kecil.

Nah, buat kalian yang mau nonton reaction dari special judges untuk Band SENJANADA. Yuk, nonton Podcast Swara Nusantara Eps. 7 di Youtube Channel CKH Entertainment atau bisa melalui link ini :

Jangan lupa untuk selalu dukung Band SENJANADA di event Nusantara Virtual Band Competition dengan cara kirimkan Vote SMS sebanyak-banyaknya ke 99117 dengan format NVBC (spasi) Nama Band, khusus untuk pengguna Telkomsel dan XL. Kalau kamu capek buat kirim SMS satu-persatu, kalian juga bisa gunakan Bulk SMS loh! Caranya gampang banget, kirimkan SMS ke 99117 dengan format:

NVBC5 (spasi) NAMA BAND
*Untuk 5 kali SMS

NVBC10 (spasi) NAMA BAND
*Untuk 10 kali SMS

NVBC20 (spasi) NAMA BAND
*Untuk 20 kali SMS

NVBC50 (spasi) NAMA BAND
*Untuk 50 kali SMS

Hanya berlaku untuk pengguna Telkomsel dan tarif SMS akan diakumulasikan sesuai dengan jumlah SMS yang kalian kirimkan.

Selain itu kalian juga bisa likes video cover dari band favorit kalian di Youtube Channel CKH Entertainment.


About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.